UNTUK SIAPA?
Renungan Harian GKI Coyudan
Senin, 4 Agustus 2025
Bacaan: Kolose 3:18-4:1
Untuk Siapa?
"Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” - Kolose 3:23
Dalam teks bacaan kita hari ini, Paulus menyebut beberapa peran: istri, suami, anak, orangtua, hamba, dan tuan. Itu adalah bagian dari kehidupan sehari-hari orang Kolose—relasi-relasi yang akrab dan lumrah pada masa itu. Paulus mengingatkan bahwa apa pun yang dilakukan dalam peran-peran itu sebaiknya dijalani dengan segenap hati, seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia. Sebab Kristuslah Tuhan yang kita layani, dan dari Dialah kita akan menerima upah yang sejati.
Hal yang sama berlaku bagi kita hari ini. Kita pun punya banyak peran—di rumah, di tempat kerja atau sekolah, di komunitas, bahkan di media sosial. Setiap hari kita berpindah dari satu tanggung jawab ke tanggung jawab lain.
Namun tidak semua orang bisa menjalani perannya dengan mudah. Ada yang bekerja keras tetapi tidak dihargai, ada yang terbebani oleh ekspektasi sosial dan ekonomi, ada juga yang harus terus tampil kuat di media sosial padahal hatinya lelah. Di tengah realitas ini, pesan Paulus menjadi pengingat yang membebaskan: bahwa nilai hidup kita tidak diukur dari penilaian manusia, tetapi dari kesetiaan hati kepada Tuhan.
Kolose 3:23 mengajak kita untuk mengingat bahwa apa pun yang kita lakukan, sekecil atau serutin apa pun, bisa punya makna kalau kita melakukannya dengan hati yang tertuju kepada Tuhan. Bekerja, belajar, melayani, membalas pesan, bahkan mengunggah sesuatu di media sosial—semuanya bisa menjadi ibadah, karena kita melakukannya untuk Tuhan.
Tuhan hadir di tengah hal-hal biasa dalam keseharian kita. Namun, sering kali kita tidak menyadari kehadiran-Nya karena kita menjalani keseharian itu bukan untuk Tuhan, melainkan untuk kepentingan kita sendiri. Kiranya hari ini kita dimampukan untuk menjalani segala sesuatu bukan demi citra atau pujian, tetapi sebagai ungkapan kasih kepada Tuhan.
Doa Pribadi
Ajar kami untuk menjalani setiap aktivitas hari ini dengan hati yang tertuju kepada-Mu. Jangan biarkan kami terjebak dalam rutinitas yang kosong, tetapi mampukan kami melihat kehadiran-Mu dalam hal-hal yang sederhana. Amin.
Florencia Paramitha H.H.S.