TEMA PELAYANAN 2026

“MENGHIDUPI ANUGERAH, BERSAHABAT, MERAWAT CIPTAAN”

DASAR PEMIKIRAN

Kehidupan bergereja sejatinya digerakkan oleh Nilai Kebajikan Hidup Kristus. Nilai kebajikan Kristus adalah makna kehidupan Kristus dan seluruh karya-Nya. Karya Kristus di dunia adalah mengemban visi dan misi Allah dengan menghadirkan Kerajaan Allah. Nilai-nilai inilah yang selalu Kristus lakukan, katakan dan amanatkan kepada murid-murid-Nya.

Inilah sumber panggilan kehidupan bergereja, yaitu menjadi rekan sekerja Allah yang meneruskan kembali warta Injil tentang makna dan arti kehadiran Kristus di tengah dunia. Oleh karena itu nilai kebajikan adalah kompas kehidupan Gereja. Dengan tetap berjalan pada arah yang sesuai dengan Nilai Kebajikan Kristus, Gereja diharapkan dapat menerjemahkannya dalam program pelayanan.

Kehidupan manusia masa kini, adalah sebuah transisi besar dari peralihan relasi dalam be     ntuk analog menuju relasi digital. Peralihan masa transisi ini memberi dampak psikologis dan dinamika hidup beriman yang besar. Jika hal ini tidak ditanggapi dan dihadapi dengan kesadaran penuh tentang betapa pentingnya kehadiran Gereja menjadi komunitas yang aman bagi setiap umat melewati masa transisi ini, maka umat akan terhilang. Oleh sebab itu, Gereja dipanggil untuk menciptakan sebuah komunitas hidup beriman dimana setiap umat dapat menjalani masa transisi ini dengan semakin beriman teguh pada Kristus. Kehidupan iman kepada Kristus tercipta dalam suasana penuh persahabatan, menghidupi anugerah dengan sukacita dan bersama merawat ciptaan.

Dengan demikian, tema pelayanan berupa tiga nilai kebajikan dari kristalisasi Visi Misi GKI yaitu:

  • Menghidupi Anugerah – Menghayati pembaruan yang dikerjakan Allah.
  • Bersahabat – Hadir merangkul semua orang dengan hati terbuka.
  • Merawat Ciptaan – merawat iman, komunitas, dan alam sebagai wujud ibadah.


    Keterkaitan dengan Tema 2024–2025
    Pada dua tahun sebelumnya, kita sudah mengerjakan tema 2024-2025 “Melekat Pada Kristus, Berdampak Bagi Dunia”. Tahun 2026-2028 menjadi periode pelayanan kita berikutnya untuk menegaskan bentuk nyata dari “dampak” itu dalam pembaharuan hidup sebagai respons atas anugerah Allah, berelasi dengan nilai persahabatan, dan melaksanakan tanggung jawab merawat ciptaan.
    Kiranya kita semua dimampukan oleh Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja untuk menjadi rekan sekerja Allah yang menghidupi anugerah-Nya, bersahabat kepada sesama, dan merawat seluruh ciptaan yang Tuhan percayakan kepada kita. Soli Deo Gloria!

    Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.