UMAT YANG MENGANDALKAN TUHAN
Kata “andal” dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) diartikan dapat dipercaya, memberikan hasil yang sama pada ujian dan pencobaan yang berulang. Dari pengertian dasar tersebut, kita memaknai bahwa dapat diandalkan berarti dapat dipercaya sebab akan memberikan hasil yang diharapkan baik. Tetapi menjadi percaya pada sesuatu itu bukanlah hal yang mudah ternyata. Ada banyak faktor yang membuat kita ragu, misalnya: dari kesekian hasil yang sama, tiba-tiba ada satu hasil yang berbeda, kita menjadi ragu apakah sesuatu itu masih dapat diandalkan atau tidak; penampakannya tidak menyakinkan kita, sehingga menjadi ragu; atau proses kerjanya tidak seperti yang kita inginkan, hal itu menjadikan kita ragu; dan lain sebagainya.
Bagaimana dengan pengalaman iman kita dalam mengandalkan Tuhan? apakah terkadang muncul keraguan itu? Saat Tuhan tidak memberikan tanda-tanda hasil yang kita harapkan, lalu kita kemudian mengandalkan orang lain. Atau kita memanipulasi kehendak kita dengan alasan “ini mungkin kehendak Tuhan.” Manusia selalu menuntut kepastian dalam kehidupan ini. Demikian pula dengan Tomas dan Filipus yang mendesak Yesus untuk menunjukkan kepastian jalan menuju Rumah Bapa. Tomas dan Filipus menunjukkan kegelisahan atas hidup mereka yang ingin segera ditinggalkan agar dapat tinggal sejahtera bersama Tuhan. Ia ingin segera meninggalkan dunia yang penuh permasalahan itu.
Namun apa jawaban Yesus “Akulah jalan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia” - “Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? (Yoh 14:6-7). Yesus menegaskan bahwa hidup bersama Yesus berarti hidup bersama Tuhan. Penyertaan-Nya dapat diandalkan. Maka, hal yang harus dibereskan dalam diri kita adalah keraguan. Menetapkan hati untuk kembali beriman, percaya dan yakin bahwa Tuhan dapat diandalkan. Beriman bahwa Tuhan mendengar doa kita, Percaya bahwa Tuhan mengatur apa yang baik, dan yakin bahwa Tuhan dapat diandalkan dalam kehidupan kita. Amin.