TUHAN SELALU SIAP BERBELASKASIHAN

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN 

26 MEI 2025 


TUHAN SELALU SIAP BERBELASKASIHAN 

Yesaya 30:18 (BIMK)  Walaupun begitu, TUHAN menanti-nantikan saatnya untuk menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu. Ia siap sedia untuk mengasihani kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang melakukan apa yang tepat. Berbahagialah orang yang berharap kepada-Nya. 


Pernahkah kita merasakan kemarahan dan kekecewaan yang begitu hebat karena disakiti oleh orang yang kita kasihi? Mungkin sebagian besar dari kita akan menjawab "pernah". Pertanyaan selanjutnya adalah: lebih besar rasa sakit yang kita rasakan atau rasa belas kasihan kepada mereka yang menyakiti kita? Untuk menjawab pertanyaan ini, biasanya kita akan mendadak mengambil waktu hening sejenak. Mengapa? Karena untuk menjawab pertanyaan kedua tidaklah mudah. Emosi marah seringkali membuat kita "lupa" bahwa kita pernah mengasihi seseorang dengan begitu tulus. Namun, ternyata, jika kita mau menyadarinya,justru karena kekuatan ketulusan cinta kita, kemarahan kita bisa jadi lebih kecil. Misalnya contoh: anak yang kita kasihi melakukan sebuah kesalahan yang fatal. Ia mengulanginya lagi. Aduh, rasanya di hati kecewa sekali. Namun karena kasih sayang orang tua kepada anak, maka kemarahan itu lebih kecil daripada besarnya kasih sayang orang tua. Inilah gambaran sederhana dari kehebatan kasih Tuhan yang selalu SIAP SEDIA MEMBERI BELAS KASIHANNYA KEPADA KITA MANUSIA BERDOSA. Seperti Firman Tuhan dalam Yesaya 30:18, Allah digambarkan sebagai Pribadi yang AMAT SANGAT MENUNGGU untuk memberikan BELAS KASIHANNYA kepada umat Israel yang saat itu sedang menyakiti hatiNya. Belas kasihan Allah, akan membuatNya melakukan segala sesuatu yang tepat pada waktuNya untuk menolong kita ditengah segala kehancuran hidup yang saat ini kita alami. Percayalah dan bersandarlah kepadaNya. IA tak pernah lelah dan tak pernah menyerah untuk mengasihani kita. KepadaNya kita selalu bisa pulang dalam pertobatan. Hanya kepadaNya kita kembali dapat berjalan dijalan cintaNya. Ayo kembali padaNya, saat ini, jangan ditunda. IA menunggu saat kita pulang dan menikmati belas kasihanNya. 


Doa pagi: 

"Ya Tuhan yang selalu berbelas kasihan kepada kami, tolong kami supaya kami menyadari bahwa kami sangat membutuhkan belas kasihanMu. Amin" 


Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.