TUHAN MENYESAL
Renungan Harian GKI Coyudan
Kamis 11 September 2025
Bacaan: Kejadian 6:1-6
===================
TUHAN MENYESAL
Sejak manusia jatuh ke dalam dosa, segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan. Anak-anak Allah yang adalah keturunan dari Set yang hidup beribadah dan memanggil nama TUHAN, akhirnya tergoda dengan anak-anak perempuan manusia yang adalah keturunan Kain yang hidupnya cemar dan jauh dari TUHAN. Karena itu menghasilkan keturunan-keturunan yang nantinya juga membuat kejahatan semakin besar.
Dalam kondisi ini, Alkitab mencatat bahwa TUHAN menyesal telah menjadikan manusia di bumi dan la berencana menghapuskannya. Hal ini jangan membuat kita lekas berburuk sangka kepada TUHAN, bahwa la kejam, telah berubah dan dipenuhi kebencian. TUHAN tidak berubah sedikit pun. Yang justru berubah adalah manusia. Ungkapan 'Tuhan menyesal' sebenarnya hanya ingin menunjukkan murka-Nya yang adil dan kudus untuk melawan dosa serta pelaku dosa. Karena itu, kita juga menyaksikan dalam perikop ini, bahwa di dalam situasi dan kondisi yang kritis yaitu di bawah ancaman TUHAN yang akan menghapuskan manusia dan ciptaan lainnya, masih ada satu keluarga yang mendapat kasih karunia-Nya. Meskipun hanya Nuh dan keluarganya, namun yang pasti bahwa kasih karunia TUHAN masih tersedia.
Memang benar, kasih karunia TUHAN masih tersedia bagi kita sampai sekarang. Meskipun ketika memasuki bulan September ini, bisa jadi situasi dan kondisi sulit masih terasa, berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak pun belum benar-benar pulih, namun, jangan lekas menyerah! Kerjakanlah iman kita! Sebab TUHAN turut berkarya bersama dengan seluruh elemen bangsa dan negara kita, Indonesia, untuk memberikan yang terbaik sebagai wujud kasih karunia-Nya atas kita. Tuhan memberkati kita.. Amin.
Pokok Doa :
1. Penatalayanan GKI Coyudan.
2. Pergumulan ekonomi jemaat.
3. Untuk jemaat yang berduka.
Johanis Melsasail, S.Si.Teol