TELADAN DALAM KELUARGA
RENUNGAN HARIAN BULAN KELUARGA GKI Coyudan Solo
Jumat, 25 Oktober 2024
Teladan dalam keluarga
Titus 2:1-8
Pendidikan pertama dari setiap orang memang dimulai dari rumah tempat mereka lahir dan berkembang, alias keluarga yang mengasuh. Perkembangan karakter seorang anak yang bertumbuh menjadi dewasa tidak bisa lepas dari peran orang dewasa yang mengasuhnya. Anak-anak melihat, mempelajari, dan menirunya.
Dalam surat Titus 2:1-8 Paulus memberikan nasehat tentang peran setiap anggota keluarga dalam hidup yang berkenan kepada Tuhan. Paulus menasihati Titus untuk mengajarkan jemaat tentang hidup yang sehat dalam iman, yang mencakup semua orang—dari orang tua hingga kaum muda. Pertama-tama adalah teladan dari para orang tua.
Ayat 2-3 menasehati para orang tua untuk bijaksana, terhormat, penuh kasih, dan sabar. Sebagai ayah dan ibu, keteladanan ini menjadi contoh nyata bagi anak-anak dalam cara mereka berbicara dan bertindak. Keteladanan menjadi dampak yang baik bagi anak-anak kelak. Paulus memberi contoh tentang peran orang tua perempuan yang mendidik perempuan muda untuk mencintai keluarga mereka dan menjaga keharmonisan di rumah. Ini menggarisbawahi pentingnya peran ibu dalam menumbuhkan suasana penuh kasih.
Selain orang tua, Paulus juga menyapa kaum muda sebagai anak-anak di rumah. Pada Ayat 6-8, kaum muda diingatkan untuk bersikap bijaksana dan menjaga tingkah laku mereka. Ini penting agar anak-anak belajar menghormati dan memberi teladan baik di luar rumah.
Mari berefleksi:
Apakah kita sudah menjadi teladan bagi keluarga kita? Marilah kita berdoa agar setiap anggota keluarga dapat hidup sesuai dengan Firman Tuhan, sehingga keluarga kita menjadi terang bagi dunia.
Doa bersama:
“Ya Tuhan, ajarilah kami menjadi teladan di dalam keluarga kami, agar nama-Mu dimuliakan. Amin.”
Pdt Daniel K. Gunawan