SYARAT MENGIKUT YESUS
Renungan Harian GKI Coyudan
Selasa 19 Mei 2026
SYARAT MENGIKUT YESUS
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku." (Matius 16:24)
Setelah Tuhan Yesus naik ke Surga, selama sepuluh hari para murid berkumpul di Yerusalem dan berdoa bersama untuk menantikan datangnya Roh Kudus. Roh Kudus ini yang akan menolong para murid untuk mengingat dan lakukan segala sesuatu yang di sampaikan Tuhan Yesus ketika Ia bersama-sama mereka di dunia. Ada Tiga hal yang sangat penting dan ini merupakan persyaratan yang sangat berat diajukan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya setelah Ia menyatakan bahwa la akan ke Yerusalem dan akan mengalami banyak penderitaan dari tua-tua, imam kepala, dan ahli Taurat (Sanhedrin) lalu dibunuh dan akan bangkit pada hari yang ketiga, ternyata cukup berat. Namun persyaratan ini berlaku bagi kita yang menyebut diri Pengikut Kristus...
Syarat Pertama adalah penyangkalan diri. Menyangkal diri berarti menyingkirkan keakuan, tidak lagi hidup untuk kepentingan diri sendiri, namun yang diutamakan adalah mengerjakan kehendak Bapa di surga.
Teladan penyangkalan diri Tuhan Yesus mutlak karena dari pagi sampai petang hidupnya untuk melayani sesama yang membutuhkan, menyembuhkan yang sakit, mengusir setan yang merasuki seseorang, memberi makan yang lapar. Prioritas-Nya adalah melakukan kehendak Bapa-Nya di surga.
Syarat Kedua adalah memikul salib. Salib melambangkan pengorbanan dan penderitaan. Berarti siapa yang mengikut Yesus, ia harus siap sedia berkorban. Hidup seorang pengikut Kristus adalah hidup melayani, maka harus siap mengorbankan waktu, tenaga, harta milik dan karunia rohani yang Tuhan berikan untuk sesama. Pada zaman para rasul, salib berarti siap menerima cemooh, penghinaan bahkan penderitaan karena tugas pemberitaan Injil Yesus Kristus.
Syarat Ketiga adalah mengikut Kristus. Mengikut Kristus berarti menyerahkan kehendak kita seluruhnya untuk di pimpin Tuhan, menaati yang diajarkan Kristus kepada kita.
Memang persyaratan yang disampaikan oleh Tuhan Yesus nampak berat dan tidak mungkin kita tanggung dengan kekuatan sendiri. Karena Roh Kudus akan selalu menolong kita dalam iman kita kepada Kristus untuk mengerjakan kehendak Kristus. Rasul Paulus dari pengalaman sebagai pengikut Kristus berkata, "Segala sesuatu dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." Maka percayalah bahwa untuk mengikut Kristus, harus ada konsekwensi yang di alami dan di jalani bersama Roh Kudus yang memberi kekuatan kepada kita. Tuhan memberkati.
Doa Pribadi : Tuhan, berilah kami kerelaan menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Engkau dan berilah kami kekuatan untuk mampu menanggungnya dalam Iman, Pengharapan dan Kasih kepada Kristus Tuhan dan Juru Selamat kami... Amin.
Johanis Melsasail