YESUS DARI SURGA
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN SOLO
Rabu, 20 Mei 2026
Yesus dari Surga
Yohanes 3:31-36
”Siapa saja yang percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap tinggal di atasnya.” (ay.36)
Firman Tuhan hari ini merupakan jawaban Yohanes pembaptis atas pertanyaan orang-orang tentang tindakan Yesus yang membaptis seperti yang dilakukannya. Jawaban Yohanes semakin meneguhkan keberadaan Yesus sebagai Kristus atau mesias. ”Ia (Yesus) harus makin besar, tetapi aku harus semakin kecil.” (ay.30).
Yohanes tahu dengan pasti bahwa Yesus Kristus datang dari surga dan Dia berada di atas semuanya. Apa yang dikatakan Yesus adalah kebenaran, namun di dunia ini tidak seorang pun yang menerima kesaksian-Nya kecuali mereka yang telah percaya dan menerima Roh Kudus. Padahal Yesuslah yang telah diberi kuasa, baik di bumi maupun di surga, sehingga apa yang dikatakan-Nya merupakan kehendak Allah.
Melalui kesaksian Yohanes ini maka keyakinan iman kita semakin diteguhkan bahwa keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus. Yesus yang berasal dari surga, Dia pula yang menjadi Raja, baik di surga maupun di bumi. Oleh karena itu apabila Ia telah menjanjikan tempat di surga, maka itu tidak perlu diragukan lagi karena Ia berasal dari surga.
Tuhan Yesus juga telah diberi kuasa oleh Allah, maka setiap orang yang percaya kepada-Nya memiliki kuasa sebagai anak-anak Allah dan memperoleh hidup yang kekal. Tentu saja hal ini menjadi pengharapan bagi orang beriman bahwa setiap orang yang percaya kepada Kristus, ia akan memperoleh hidup yang kekal. Ia akan hidup dalam kerajaan surga atau kerajaan Allah yang saat ini sudah mulai kita rasakan, yaitu damai sejahtera sebagai orang beriman.
Apabila kita telah menyatakan iman percaya kepada Yesus Kristus, maka kita juga harus taat dalam melakukan firman Allah. Karena ketidaktaatan kepada Allah berarti kematian. Seperti yang difirmankan dalam ayat 36, ”... tetapi siapa saja yang tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap tinggal di atasnya.”
Hal itu berarti orang yang tidak taat kepada Allah, maka dia hidup dalam kegelapan dan hidupnya menuju kebinasaan. Oleh karena itu, bukti bahwa kita percaya kepada Tuhan Yesus Kristus adalah senantiasa hidup dalam ketaatan untuk melakukan firman Tuhan. Dia telah melepaskan kita dari dosa, dan Ia tidak membiarkan kita sebagai yatim piatu. Ia mengirim Penolong, yaitu Roh Kebenaran, Roh yang senantiasa membimbing dan menuntun kita untuk hidup dalam kebenaran.
Dengan demikian maka selama kita masih hidup di dunia ini yang perlu ditunjukkan adalah ketaatan kita dan juga iman yang semakin teguh di dalam Kristus, karena kita meyakini bahwa Yesus yang berasal dari surga, dan telah naik ke surga, maka Ia akan datang kembali ke dunia untuk membawa kita pulang ke surga. Sambil menanti kedatangan-Nya, tunjukkan ketaatan kita dalam melakukan firman Tuhan. Kiranya Roh Kudus senantiasa menyertai dan menuntun hidup kita. Amin.
Pokok Doa
1. Doakan para pemimpin negeri ini agar diberi hikmat dan kepekaan dalam memimpin bangsa Indonesia.
2. Doakan Persidangan Majelis Jemaat (PMJ) nanti malam agar berjalan lancar dan Tuhan yang memimpin.
Sujud Swastoko