ROH KUDUS MEMPERLENGKAPI UMAT-NYA UNTUK KARYA-NYA

  •  Kardiana Jumaini
  •  

Renungan warta 24 Mei 2026


ROH KUDUS MEMPERLENGKAPI UMAT-NYA UNTUK KARYA-NYA

1 Korintus 12 : 3 -13


Dalam 1 Korintus 12:3–13 ini, Rasul Paulus menjelaskan dan mengingatkan kepada jemaat Korintus bahwa setiap orang percaya menerima karunia yang berbeda-beda, tetapi semuanya berasal dari Roh yang sama, yaitu Roh Kudus. Tidak ada pelayanan yang lebih penting dari yang lain, sebab semua dipakai Tuhan untuk membangun tubuh Kristus. Pesan ini juga berlaku bagi kita, umat-Nya.

Seperti seorang dirigen, ia tidak memainkan semua alat musik dalam sebuah orkestra. Ada pemain-pemain musik yang memainkan biola, piano, drum, seruling dan alat musik lainnya. Masing-masing memiliki suara yang berbeda dan dimainkan dengan cara yang berbeda pula, tetapi ketika dipimpin oleh satu dirigen, semuanya menghasilkan harmoni yang indah.

Demikian juga Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya. Roh Kudus memperlengkapi setiap orang dengan karunia pelayanan yang berbeda-beda. Roh Kudus bukan hanya memberi kemampuan, tetapi juga memperlengkapi hati kita untuk melayani dengan kasih, kerendahan hati dan kesatuan. Ada yang dipakai untuk mengajar, menolong, menguatkan, memimpin, atau mendoakan. Semua itu adalah anugerah, bukan karena kehebatan manusia, melainkan karena pekerjaan Roh Kudus di dalam hidup orang percaya. Walaupun berbeda, semuanya dipakai Tuhan untuk membangun tubuh Kristus.

Bayangkan jika satu alat musik merasa dirinya tidak penting lalu berhenti bermain, maka harmoni itu menjadi kurang lengkap. Begitu juga ketika seseorang tidak mau memakai karunia yang sudah Tuhan anugerahkan. Tetapi saat setiap orang bersedia dipakai Roh Kudus, pelayanan menjadi indah dan membawa banyak orang semakin dekat kepada Tuhan.

Terkadang kita merasa pelayanan kita kecil dan tidak berarti. Namun firman Tuhan hari ini mengingatkan pada kita bahwa setiap bagian dalam tubuh Kristus memiliki fungsi yang penting. Ketika kita dengan setia mau memakai karunia yang Tuhan anugerahkan, gereja dikuatkan dan nama Tuhan dipermuliakan.

Hari ini, mari kita membuka hati untuk dipimpin oleh Roh Kudus. Jangan membandingkan diri dengan orang lain, tetapi syukuri anugerah yang Tuhan percayakan kepada setiap kita. Roh Kudus sanggup memperlengkapi kita untuk menjadi saluran berkat bagi banyak orang. Mari melayani dengan setia, rendah hati, dan penuh kasih demi kemuliaan nama Allah.

(Pnt. Kardiana Jumaini)

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.