TAK MEMBAWA APAPUN KE DALAM DUNIA
RENUNGAN GKI COYUDAN
SELASA 21 OKT 2025
TAK MEMBAWA APAPUN KE DALAM DUNIA
Pengkhotbah 5:15 (BIMK) (5-14) Kita lahir dengan telanjang; begitu juga kita tinggalkan dunia ini, tanpa membawa apa-apa dari segala jerih payah kita.
Manusia sesungguhnya tak pernah membawa apa-apa ketika ia tiba di dunia. Demikian pula, Manusia tidak membawa apa-apa ketika kelak ia meninggalkan dunia ini. Namun pada kenyataannya, seringkali kita melihat bahwa kerakusan begitu merajalela di dunia ini. Manusia, pada umumnya, begitu mudah jatuh dalam godaan kerakusan. Mengumpulkan sebanyak-banyaknya, mengambil sebanyak-banyaknya dan menikmati sebanyak mungkin yang ia bisa nikmati sendiri. Kerakusan bagaikan sel kanker yang kian hari kian mengganas dalam kehidupan manusia modern. Budaya konsumerisme yang begitu kuat dan melekat, menjadi salah satu ciri manusia modern saat ini. Sungguh hal yang memprihatinkan dan berkebalikan dari apa yang Firman Tuhan ajarkan kepada kita saat ini. SemogalaH kita, para murid Kristus, sungguh menjaga diri dengan Firman Tuhan saat ini. Firman yang mengajarkan kepada kita untuk tak bergantung pada apa yang nampak begitu menyilaukan di dunia ini, salah satunya adalah harta. Ingatlah selalu bahwa sejatinya kita datang tak membawa apa-apa, begitu pula saat kita pulang ke Rumah Bapa kelak. Tak ada yang kita bawa saat datang dan pergi dari dunia ini. Maka mari, carilah harta dan gunakanlah itu secukupnya, sebijaksana mungkin dan carilah makna dari arti kata memberi serta berbagi berkat kepada sesama manusia. Dengan inilah hidup kita yang singkat ini, akan begitu berarti. Hingga Tuhan memanggil kita pulang, suatu hari nanti.
Doa pagi:
"Ya Tuhan, untuk setiap helaan nafas dan detak jantung kami, itu semua adalah pemberian dariMu. Maka tolong ajar kami, bersyukur dan berbagi kepada sesama kami manusia, atas rejeki yang Engkau Beri. Amin"
Pdt Keshia H.S