PERTOLONGAN TUHAN TEPAT PADA WAKTUNYA

  •  Johanis Melsasail
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan

Selasa, 29 Juli 2025

Bacaan: Ester 6:1-4

===================



PERTOLONGAN TUHAN TEPAT PADA WAKTUNYA


Haman sama sekali tidak menyangka bahwa Mordekhai orang yang paling dibenci itu ternyata adalah seorang yang pernah berjasa bagi raja Ahasweros. Jasa Mordekhai selama ini telah dilupakan begitu saja oleh raja, padahal ia sudah menyelamatkan nyawa sang raja dari sida-sida yang hendak membinasakan raja. Walaupun demikian Mordekhai tidak menuntut penghormatan, penghargaan atau sesuatu hadiah apa pun dari raja. la menganggap apa yang dilakukannya itu memang sudah sepantasnya. Orang tulus seperti ini sangat sulit ditemukan pada zaman sekarang. Pada umumnya, seorang yang pernah berbuat baik atau berjasa sedikit saja kepada atasan atau pimpinan atau pejabat negaranya, biasanya menuntut penghargaan atau berharap mendapatkan bintang jasa.


Suatu ketika, raja Ahasyweros tidak dapat tidur pada malam setelah perjamuan makan di istana dengan sang ratu. Maka disuruhnyalah orang membaca catatan dari kitab sejarah selama masa pemerintahannya.


Dengan pimpinan Allah dibacakanlah bagian di mana terdapat peristiwa yang diceriterakan dalam Ester 2:19-23. Ketika raja mendengar bahwa tidak ada disebutkan tentang upah  atau hadiah maka ia menanyakan hal itu. Mendengar catatan yang dibacakan itu, menjelang fajar, Raja Ahasyweros terdorong untuk secepatnya membetulkan kelalaiannya. Raja merasa ia lalai dan berhutang nyawa pada Mordekhai. Jasa yang sangat istimewa itu tidak bisa dianggap sepi, Mordekhai harus diberi upah (hadiah), bukan hukuman sebagaimana dirancangkan oleh Haman. Kebenaran berasal dari Allah dan kuasa kebenaran itu akan muncul di saat yang tepat.


Pokok Doa :

==========

1. Penatalayanan GKI Coyudan.

2. Keluarga Jemaat yang berdika.

3. Anak-cucu yang memasuki tahun pelajaran baru.


Bpk. Johanis melsasail

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.