PERCAYA
AMSAL 3:5-6
Percaya itu bukan hanya kata-kata, tetapi percaya itu adalah sebuah sikap dan tindakan yang nyata dari sesuatu yang dipercayai. Misalkan : seorang praktisi kesehatan mengatakan bahwa berolahraga itu akan membantu dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh, maka bentuk percaya saya pada perkataan dokter itu ya saya berolahraga secara rutin untuk menjaga kesehatan tubuh saya.
Percaya kepada Tuhan berarti bukan sekedar mempercayai kata-kata saja, tetapi percaya dengan sebuah tindakan nyata yang menjadi bukti seorang percaya kepada Tuhan. Contoh : Stefanus seorang diaken yang penuh dengan Roh Kudus harus menghadapi fitnah dan mengalami aniaya, ia tidak memberontak ataupun kecewa, tetapi Stafanus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan. Kenapa ? Karena Stefanus percaya bahwa keselamatan hanya ada di dalam Tuhan Yesus.
Demikianlah halnya seorang yang percaya bahwa Tuhan itu penuh kasih dan setia, maka sekalipun dia menghadapi persoalan dan pergumulan yang tidak mudah, ia tidak mengeluh atau marah-marah karena kecewa, tetapi tetap bersyukur dan percaya bahwa dibalik segala perkara yang ia alami ada kasih Tuhan yang terus menopang dan menguatkan.
Sudah selayaknyalah percaya kita kepada Tuhan nampak dalam tindakan nyata sehari-hari, sebab mengaku percaya tanpa menghidupinya justru hanya akan menjadi bahan cemoohan.
Karena itu jika Saudara percaya bahwa Allah peduli pada pergumulan Saudara dan bersedia mendengarkan kesulitan Saudara, berdoalah ! Jika Saudara percaya bahwa Allah tidak pernah memberikan yang jahat kepada anak-anak-Nya, maka teruslah bersyukur ! Atau percayakah Saudara bahwa Allah kita adalah Allah yang mengampuni ? maka selayaknya kitapun mengampuni mereka yang bersalah kepada kita. Jika Saudara percaya, maka aminilah dengan tindakan yang nyata. Kiranya Tuhan menolong kita semua. Amin.
Pokok Doa :
1. Untuk anak-anak SD, SMP dan SMA yang menghadapi ujian.
2. Untuk panitia HUT ke-75 tahun GKI Coyudan Solo.