PENGHARAPAN DALAM PENDERITAAN

  •  Teddy Wirawan
  •  

RENUNGAN WARTA GKI COYUDAN

Minggu, 14 Desember 2025

PENGHARAPAN DALAM PENDERITAAN


YAKOBUS 5 : 7 - 10



Sebutir mutiara yang indah berkilau tidak muncul begitu saja. Ada proses yang dilalui dari rasa sakit. Setiap kali sebutir pasir kecil atau kotoran masuk ke dalam tubuh kerang, ia melukai bagian dalam kerang tersebut. Kerang tidak bisa mengeluarkan pasir itu. Ia hanya bisa bertahan, dan merespons dengan mengeluarkan lapisan demi lapisan zat khusus yang lama-kelamaan membungkus rasa sakit tersebut hingga berubah menjadi mutiara yang indah dan bernilai tinggi. Apa yang melukai kerang, justru berubah menjadi sesuatu yang berharga.


Demikian pula penderitaan dalam hidup kita. Terkadang Tuhan mengizinkan “pasir” masuk ke dalam hidup kita : masalah, tekanan, kekecewaan, pergumulan panjang. Kita ingin penderitaan tersebut segera berlalu, namun tidak kunjung sirna. Tuhan tidak berjanji untuk menjauhkan kita dari segala penderitaan dalam hidup, malah Ia memberikan keteladanan bahwa Mesias harus menderita. Maka dari itu Yakobus memberi nasihat kepada kita untuk bersabar sampai kepada kedatangan Tuhan. Di dalam masa penantian ini jika kita merespons dengan iman dan kesabaran, Tuhan membungkus kesakitan kita dengan anugerah-Nya dan menghasilkan “mutiara” rohani dalam hidup kita.


Kerang tidak memilih untuk menelan sebuah pasir, tetapi ia memiliki mekanisme untuk bertahan jika ada pasir masuk ke dalam tubuhnya. Demikian juga kita, kita tidak secara sengaja memilih untuk menderita. Namun ketika penderitaan datang, kita memiliki iman untuk bertekun dengan penuh pengharapan di dalam menghadapi penderitaan tersebut. Kiranya di masa Adven ini kita dapat menanti kedatangan Kristus dengan penuh pengharapan. Amin.



(Pnt. Teddy Wirawan)

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.