PEMBUSUKAN HATI
Renungan Harian GKI Coyudan
Kamis, 22 Mei 2025
PEMBUSUKAN HATI
Amsal 2:1-6
“maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah. Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian”
Belakangan ini ada sebuah istilah yang muncul di sosial media berkaitan dengan kondisi otak yang disebut sebagai Brain Rot atau pembusukan otak. Brain rot diindikasikan dengan lambannya seseorang merespon, kehilangan kemampuan untuk fokus, dan ketidakmampuan untuk berhenti scrolling media sosial. Penyebab dari brain rot adalah terbiasanya seseorang untuk menonton konten-konten pendek yang minim nilai informasi dan edukasi sehingga kemampuan untuk berpikir kritis dan analitis menjadi jarang terpakai dan menjadi tumpul.
Sama seperti otak yang membusuk, “hati” kita juga bisa membusuk. Pembusukan hati di sini bukan berarti organ hati kita yang benar-benar membusuk, tetapi kita tidak lagi peka terhadap suara Tuhan sehingga tidak mampu membedakan mana yang baik dan buruk. Kita ingin memutuskan segala sesuatunya sesuai dengan keinginan kita sendiri tanpa campur tangan Tuhan karena kita tidak lagi menganggap pengenalan akan Allah adalah hal yang penting.
Teks kita pada hari ini mengingatkan kita bahwa pengenalan Allah adalah sumber hikmat yang sejati. Pengenalan akan Allah lebih dari sekedar mengetahui karakter atau sifat Allah, tetapi memiliki relasi dengan Allah. Relasi dengan Allah lah yang membuat kita memiliki kerinduan untuk mengetahui kehendak Tuhan dalam keputusan-keputusan kita yang tentu saja sesuai dengan prinsip firman Tuhan, bukan hanya sekedar dengan perasaan kita. Karena perasaan kita bisa salah, tetapi hikmat dari Tuhan memimpin kita kepada kebenaran. Semakin relasi kita dengan Tuhan, semakin kita memahami kehendak-Nya.
Jangan sampai hati kita membusuk dan membiarkan keinginan-keinginan kita menguasai hati kita. Mari kita memiliki relasi dengan Allah melalui kegiatan rohani dan juga dengan melibatkan Tuhan dalam setiap kegiatan kita sehari-hari. Kita belajar peka dengan suara Tuhan sehingga setiap perkataan, perbuatan, pikiran, dan keputusan kita sesuai dengan kehendak Tuhan. Biarlah nama Tuhan dimuliakan dan kita juga dapat menikmati kemuliaan Tuhan.
Kiranya Tuhan menolong kita semua
Pokok Doa:
1. Berdoa untuk Digital Ministry GKI Coyudan agar dapat memperlengkapi setiap anggota jemaat dari segi spiritualitas maupun pengajaran
2. Berdoa untuk kestabilan ekonomi dan politik di Indonesia
3. Berdoa untuk pergumulan anggota jemaat yang sedang sakit dan mengalami kesulitan
Reggy Leo