MENANG DENGAN PENGAMPUNAN

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN

SELASA, 13 JANUARI 2026


MENANG DENGAN PENGAMPUNAN 

KEJADIAN 50:15-21


Ngluruk tanpo bala,

Sekti tanpo aji-aji

Sugih tanpo bondo,

Menang tanpo ngasorake

Kalimat dalam bahasa Jawa ini memiliki makna yang sangat dalam.

Maknanya adalah: untuk menundukkan lawan, tidak dengan mengerahkan pasukan, kesaktian dan kekuatan justru dimiliki dengan keluhuran budi pekerti,menjunjung tinggi sifat saling memaafkan.

Memiliki kekayaan bukan dengan cara menumpuk harta,karena kekayaan hati nurani itulah kekayaan yang utama. Kemenangan diraih tanpa merendahkan pihak yang lain.

Tentu ini sangat berbeda dengan pandangan orang pada umumnya,dan berbeda juga dengan apa yang dilakukan orang pada umumnya. Jika orang memiliki kekuasaan,kekuatan, kekayaan, tentu saja akan segera dimanfaatkan untuk menyerang lawannya,mengalahkan musuhnya,membalas sakit hatinya.


Yusuf,seorang yang memiliki kekuasaan karena dia sudah menjadi raja muda di Mesir,dia memiliki kekuatan,dia juga memiliki kekayaan. Kalau Yusuf mau,dia bisa dengan mudah membalaskan apa yang diperbuat saudara2nya kepadanya.Yusuf bisa melakukan apapun yang dia mau,bahkan juga untuk  mempermalukan dan merendahkan saudara2nya. Tetapi apa  yang Yusuf lakukan? 

Yusuf tidak memanfaatkan apa yang ada padanya untuk membalaskan kejahatan yang pernah diterimanya,Yusuf tidak menggunakan kekuasaan,kekuatan, dan kekayaannya untuk merendahkan saudara2nya.  Bahkan ketika saudara2nya datang dan minta maaf,Yusuf menangis. Yusuf memaafkan saudara2nya,bukan hanya dalam perkataannya saja tetapi diwujudkan dengan tindakan nyata,yakni dengan bertanggung jawab atas kehidupan saudara2nya dan anak2nya. Kemenangan Yusuf adalah dengan mengampuni saudara2nya yang sudah berbuat jahat kepadanya. Kemenangan Yusuf adalah ketika dia menggunakan kekuasaan,kekuatan dan kekayaannya untuk melindungi,memelihara,merawat kehidupan saudara2nya yang sudah merencanakan dan melakukan  kejahatan atas dirinya.

Yusuf memberikan perlindungan dan juga memikirkan kesejahteraan serta kehidupan bagi orang-orang yang sudah ingin merampas hidup dan masa depannya. 

Yusuf percaya bahwa Allah sanggup mengubah rencana jahat itu menjadi kebaikan bagi dia bahkan juga bagi kaum keluarganya, bangsanya dan juga bangsa Mesir. 


Tuhan kiranya juga menolong kita untuk memiliki iman dan sikap hati seperti Yusuf ????????



Pokok Doa: 

1.Untuk gereja-gereja Tuhan dalam menyaksikan kasih Allah ditengah situasi dan kondisi yang sulit

2.Pergumulan sesama: kesehatan,pendidikan, perekonomian


Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.