MEMAAFKAN: KUNCI HIDUP TENANG 2026
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN
SENIN 12 JAN 2026
MEMAAFKAN: KUNCI HIDUP TENANG 2026
Amsal 17:9 (BIMK) Kalau ingin disukai orang, maafkanlah kesalahan yang mereka lakukan. Membangkit-bangkit kesalahan hanya memutuskan persahabatan.
Kita sudah tiba di hari ke 12 dalam bulan januari. 12 hari pertama dalam tahun 2026. Sebuah perjalanan baru yang terasa menjadi awal dari perjalanan di awal tahun 2026. Mengawali hidup di tahun 2026 tentu bagi sebagian kita mempunyai banyak harapan. Salah satu hal yang menjadi kunci dari kehidupan yang berpengharapan adalah: kekuatan memaafkan. Memaafkan kesalahan orang lain adalah sebuah kemerdekaan dan pembebasan yang terlebih dahulu telah diberikan dan selalu diberikan oleh Tuhan kepada kita melalui karya keselamatan diatas kayu Salib. Dengan pengampunan daripadaNya, maka kita dimampukan untuk memaafkan orang lain dan juga diri kita sendiri. Mungkin ada banyak kesalahan yang pernah diri kita sendiri lakukan ataupun yang orang lain lakukan pada kita. Mari pelan-pelan kita maafkan. Memaafkan bukan melupakan, memaafkan adalah berdamai dengan luka. Ciri berdamai dengan luka adalah ketika mengingat luka, tak lagi terasa sakit meski bekas luka tetap ada.
Inilah yang diajarkan Amsal pada kita hari ini. Dengan memaafkan maka relasi kita dengan manusia lain akan menjadi relasi yang indah dan kuat. Namun ketika kita memilih untuk menyimpan dendam selalu mengungkit-ungkit kesalahan orang lain seakan-akan kita tak pernah mempunyai kesalahan, justru akan membuat relasi begitu mudah hancur dan rapuh. Memaafkan adalah salah satu ciri orang beriman yang sejati. Mengapa? Karena ia sangat paham bahwa ia adalah orang berdosa yang dimaafkan dan oleh karena itu ia pun dipanggil untuk hidup dalam semangat untuk saling memaafkan.
Biarlah diawal tahun 2026 ini, kita semakin belajar berubah dengan kebenaran Firman Tuhan yang semakin mendidik kita hidup dalam anugerah Tuhan. Anugerah Tuhan selalu membawa kita menjadi manusia yang semakin rendah hati untuk belajar mengampuni diri kita sendiri dan sesama manusia dalam kasihNya.
Doa pagi:
Ya Tuhan betapa kami bersyukur atas rahmatMu yang senantiasa mengampuni kami. Kami mohon tolonglah kami mengampuni orang lain dan tidak mengungkit kesalahan mereka. Amin"
Pdt Keshia H.S