MELEK TAPI TAK MELIHAT

  •  Gerald Raynhart Stephen
  •  

Bacaan: Matius 12:38-42

 

Pernahkah kita mengalami kondisi ketika kita mencari-cari suatu barang tetapi tidak kita temukan, tetapi kemudian orang lain menemukan barang tersebut yang ternyata terletak tepat di depan kita? Terkadang kita mengalami hal ini karena kurang fokus atau karena kita tidak sungguh-sungguh membuka mata kita untuk mencari.

Orang-orang Farisi dengan tiba-tiba meminta tanda kepada Yesus. Tetapi Yesus tahu isi hati mereka ingin mencobai Yesus. Lagipula sepanjang pasal 12 dapat kita lihat bahwa orang Farisi sangat membenci Yesus bahkan hendak membunuh Yesus (ay. 14). Jadi jelas sekali bahwa permintaan orang-orang Farisi ini hanyalah untuk mencobai Yesus. Tetapi Yesus menjawab mereka dengan penuh hikmat.

Yesus menjawabnya dengan menyebut mereka sebagai "angkatan yang jahat dan tidak setia." Lalu Ia berkata bahwa yang dapat mereka lihat hanyalah tanda nabi Yunus. Yakni bagaimana Yunus berada di dalam perut ikan selama tiga hari, sama seperti Yesus yang akan berada dalam rahim bumi selama tiga hari. Maksudnya adalah Yesus akan masuk ke dalam dunia orang mati melalui kematian-Nya selama tiga hari. Yesus menjawab mereka dengan tanda yang nyata dan akan terjadi.

Sekalipun demikian Yesus berkata tentang keadaan Niniwe pada waktu Yunus memberitakan Firman kepada orang Niniwe. Seluruh orang Niniwe bertobat dan berpuasa karena mendengarkan Firman yang disampaikan Yunus. Menarik bahwa Yesus berkata pula "yang ada di sini lebih daripada Yunus." Hal ini merujuk kepada diri-Nya sendiri. Karena setelah 3 hari kematian Yesus, Ia akan bangkit dan juga membuat orang bertobat. Tetapi orang-orang yang tidak sungguh-sungguh melihat hal itu, tidak akan bertobat.

Demikian juga ratu dari Selatan yang diungkapkan Yesus merujuk kepada Ratu Syeba (1 Raj 10:1-10). Ratu Syeba adalah seorang ratu yang mencobai raja Salomo dengan berbagai teka-teki, tetapi pada akhirnya setelah mendengar dan melihat langsung hikmat Salomo, iapun menjadi percaya kepada Salomo dan mempersembahkan harta yang begitu besar. Setelah membahas hal itu Yesus pun mengatakan hal yang sama yaitu bahwa, Yesus lebih besar dari Salomo.

Dari jawaban Yesus, kita dapat menyimpulkan bahwa orang-orang Farisi yang meminta tanda kepada Yesus itu bagaikan orang yang melek tetapi tidak melihat. Mereka membuka mata untuk mencari tanda, tetapi mereka justru tidak memandang kepada Sang Tanda itu sendiri, yaitu Yesus Kristus. Yesus lah tanda yang nyata. Yesuslah yang seharusnya dipandang, bukan tanda-tanda yang besar.

Mungkin banyak orang yang takjub ketika melihat mukjizat-mukjizat atau tanda-tanda Ilahi. Banyak orang yang lebih senang kepada tanda-tanda yang terlihat daripada Sang Pemberi Tanda itu sendiri. Marilah, kita tidak hanya fokus kepada muljizat-mukjizat atau tanda yang dapat kita lihat. Tetapi kita perlu memandang kepada Yesus yang adalah tanda itu sendiri. Memandang kepada Yesus yang lebih dari sekadar tanda. Juga percaya kepada Yesus bukan hanya karena tanda-tanda-Nya.

Pokok Doa:
1. Pergumulan studi dan pekerjaan Remaja-Pemuda GKI Coyudan
2. Pergumulan jemaat GKI Coyudan
3. Jemaat yang sakit dan lanjut usia

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.