MANUSIA DAN KEPANDAIANNYA DIHADAPAN ALLAH
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN
RABU 4 FEB 2026
MANUSIA DAN KEPANDAIANNYA DIHADAPAN ALLAH
1 Korintus 1:21a (BIMK) Karena bagaimanapun pandainya manusia, ia tidak dapat mengenal Allah melalui kepandaiannya sendiri.
Kepandaian dan kehebatan manusia adalah hal yang dicari dan dibangga-banggakan di dunia modern masa kini. Betapa tidak, hal tersebut adalah salah satu pengakuan terbesar yang dikejar manusia sedemikian rupa demi mendapat hormat dari manusia lain. Dengan kepandaiannya manusia dapat menciptakan banyak sekali perkembangan teknologi canggih yang membantu hidup manusia itu sendiri. Bukan hanya itu, kepandaian manusia dapat menjadi salah satu cara bagi dia untuk mendapatkan kekayaan yang luar biasa. Tentu hal ini tidak sepenuhnya salah. Kepadaian manusia sejatinya memang diberikan Allah untuk manusia terus berkembang dalam hidupnya.
Namun ada satu sisi ektrim lainnya yang sangat amat perlu kita ingat serta kita pegang sebagai sebuah peringatan. Hal tersebut adalah, manusia dengan seluruh kepandaiannya haruslah tetap rendah hati di hadapan Allah dan manusia. Karena sekalipun ia pandai tetapi tak dapat secara utuh penuh mengenali serta memahami Allah dengan sempurna. Diatas kepandaian manusia, akan selalu ada Allah yang Maha Segala Sesuatu. Di atas langit masih ada langit. Allah dikenali dengan dan dalam kerendahan hati. Kerendahan hati datang dari sebuah pengakuan bahwa manusia tak akan pernah dapat menandingi kuasa dan kedaulatan Allah. Manusia adalah mahluk yang lemah dan terbatas di hadapan Allah. Sekalipun dengan semua kepandaiannya ia mampu mendapatkan hormat dari manusia lain, ia tetaplah manusia tak berdaya jika bukan dari kasih Allah.
Maka, baiklah kita menyadari hal ini dan selalu mengingatnya. Allah menciptakan kita serta mengaruniakan kepandaian bagi kita demi kemuliaan namaNya dan demi memasyurkan namaNya saja. Terpujilah Tuhan diatas segalaNya.
Doa pagi:
Ya Tuhan kami menyadari bahwa kami tak mampu melakukan segala sesuatu jika tanpa topangan tanganMu. Ingatkanlah dan sadarkanlah kami selalu. Amin.
Pdt Keshia H.S