MANUSIA BARU

  •  Gerald Raynhart Stephen
  •  

Bacaan: Kolose 3:5-11

Ketika kita memiliki pakaian yang sudah tidak layak pakai biasanya kita akan "mengganti" pakaian tersebut dengan yang baru. Artinya adalah kita akan memilih menggunakan pakaian yang baru dan tentunya layak untuk dipakai. Dengan pakaian itu kita akan lebih leluasa dalam melakukan banyak hal, dan juga ketika kita menghadiri suatu acara.

Dalam hal ini Rasul Paulus juga sedang mengingatkan kita tentang mengganti manusia lama kita dengan manusia baru. Bahkan Rasul Paulus menjelaskan bagaimana kita telah mati dan hidup kita tersembunyi bersama Kristus di dalam Allah (3:3). Hal ini ingin menunjukkan kepada kita bahwa manusia lama kita telah mati bersama dengan Kristus di kayu salib. Dan kemudian kita dibangkitkan bersama dengan Kristus untuk mencari perkara yang di atas atau mengenakan manusia baru (3:1, 9-10).

Banyak hal yang menjadi tegoran sekaligus nasehat rasul Paulus tentang manusia lama yang seharusnya bukan hanya kita ganti tetapi "matikan". Sama seperti sedang menonton televisi dan kita dengan sengaja mematikan televisi tersebut. Demikian juga dosa-dosa pada manusia lama kita harus dengan sengaja dimatikan. Paulus tidak berkata bahwa Yesus mati untuk dosa-dosa kita dan membuat kita tidak bisa berdosa lagi. Kita masih bisa jatuh dalam dosa melalui pencobaan-pencobaan Iblis, tetapi untuk melawan dan mematikan dosa itu menjadi pilihan kita. Maka dari itu Paulus menasehatkan jemaat Kolose dan kita sekalian agar mematikan dosa atau manusia lama kita. Lebih lagi rasul Paulus memberikan penekanan bahwa tindakan manusia lama kita mendatangkan murka Allah (3:6). Maka dari itu perlu sekali bagi kita sebagai orang percaya untuk menanggalkan atau mematikan manusia lama kita.

Rasul Paulus juga menjelaskan bahwa manusia baru itu bukanlah sesuatu yang telah sempurna, sehingga sekali lagi tidak dapat membuat kita berhenti jatuh dalam dosa. Manusia baru perlu terus menerus diperbarui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Allah (3:10). Sehingga dapat dikatakan bahwa manusia baru itu bagaikan kertas kosong yang bertujuan untuk diisi dengan pengetahuan yang benar tentang Allah dan mengejar keserupaan dengan Kristus. Itulah manusia baru yang perlu kita kenakan sebagai orang percaya yang telah mati dan dibangkitkan bersama Kristus.

Kita telah memperingati kematian Yesus di kayu Salib. Kita juga baru saja memperingati kebangkitan Yesus. Kita perlu ingat bahwa ketika Yesus mati, bukan hanya Dia saja yang mati tetapi dosa-dosa kita dan manusia lama kita juga mati bersama dengan Dia. Lalu ketika Ia bangkit, kita pun turut bangkit dan mengenakan manusia baru bagi kemuliaan Tuhan.

Pokok Doa:
1. Pergumulan Jemaat GKI Coyudan
2. Pergumulan studi dan pekerjaan Remaja-Pemuda GKI Coyudan
3. Jemaat yang sedang sakit dan lanjut usia

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.