KRISTUS-KRISTUS KECIL
Renungan Harian GKI Coyudan
Selasa, 20 Mei 2025
Bacaan: Kisah Para Rasul 11:19-26
Kristus-Kristus Kecil
Aneh rasanya jika seorang murid tidak melakukan perintah atau tidak meneladani sang guru. Semua murid sudah seharusnya melakukan dan meneladani sang guru, bahkan dalam beberapa kasus meniru gaya bicaranya. Berbeda dengan murid yang disekolah, biasanya murid-murid itu hanya menyerap ilmu dari sang guru untuk mereka pelajari dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari; tetapi jika berbicara soal "murid Kristus", bukan hanya menyerap tetapi juga meneladani Kristus. Sebagai orang Kristen, kita semua dipanggil untuk menjadi murid Kristus, dan dengan demikian sudah pasti kita perlu meneladani Sang Guru yang Agung itu.
Kekristenan pada zaman gereja mula-mula tidak mengalami masa yang mudah. Mereka harus dianiaya, difitnah, bahkan dibunuh. Tetapi sekalipun demikian kekristenan tetap bertumbuh dan bertambah jumlahnya. Orang-orang Kristen yang dianiaya itu tersebar luas, dan bukan untuk melarikan diri saja melainkan memberitakan Injil ke tempat mereka pergi (ay. 19). Mereka setia melakukan Amanat Agung Yesus untuk pergi dan menjadikan segala bangsa murid Yesus. Sekalipun sayang sekali, pemberitaan Injil itu hanya ditujukan kepada orang-orang Yahudi.
Tetapi sama halnya dengan perikop sebelumnya yang membahas tentang bagaimana Allah menyelamatkan bangsa yang lain, demikian juga diperbuat oleh beberapa orang Siprus dan Kirene (ay. 20). Semakin banyak orang yang menjadi percaya bukan hanya dari kalangan orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani khususnya di Anthiokia. Menariknya, penulis menyebut bahwa di Anthiokia lah pertama kali murid-murid disebut sebagai Kristen (ay. 26). Ini menunjukkan bahwa murid-murid Kristus itu berasal dari segala bangsa bukan hanya orang Yahudi atau bangsa Israel.
Barnabas dan Saulus juga tentu terlibat dalam pemberitaan Injil itu. Saulus setelah bertobat akhirnya untuk pertama kali mendapatkan rekan pelayanan yang menolong dia semakin bertumbuh dan belajar untuk memberitakan Injil. Ia telah menjadi murid Kristus bersama dengan Barnabas. Mereka memberitakan Injil kepada segala bangsa bukan hanya kepada orang Yahudi.
Demikianlah murid-murid Kristus dapat meneladani Kristus untuk memberitakan Injil kepada segala bangsa. Yesus juga tidak memandang kota asal ketika Ia hendak menyampaikan kabar Kerajaan Sorga. Sesuai juga dengan Amanat Agung Kristus, yaitu untuk "pergi dan jadikan segala bangsa murid-Ku", demikianlah seharusnya murid-murid Kristus melakukannya. Sebagai orang Kristen kita perlu terus belajar untuk memberitakan Injil kepada siapapun yang kita temui, baik secara langsung maupun tidak; melalui perkataan atau bahkan tindakan kita. Mari menjadi murid yang meneladani Sang Guru. Mari menjadi kristus-kristus kecil dan membawa Kristus kepada banyak orang yang belum percaya.
Pokok Doa:
1. Pergumulan studi dan pekerjaan remaja-pemuda GKI Coyudan
2. Penghayatan sebelum kenaikan Tuhan Yesus
3. Pergumulan jemaat yang sakit dan lanjut usia
Gerald Raynhart Stephen