Ketika Allah Datang, IA Memulihkan

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan Solo

Selasa, 13 Mei 2025


Kisah Para Rasul 9:32-35

Ketika Allah Datang, IA memulihkan


Delapan tahun bukan waktu yang singkat. Bayangkan seseorang yang hanya bisa berbaring, tidak dapat berjalan, tidak bisa bebas bergerak, dan mungkin telah kehilangan harapan untuk pulih. Itulah yang dialami Eneas. Ia lumpuh, dan seolah nasibnya sudah final. Tidak diceritakan bahwa Eneas meminta Petrus datang atau memohon kesembuhan. Namun Tuhan punya rencana.


Saat Petrus tiba, Eneas tidak hanya menerima kunjungan, tetapi kuasa Tuhan yang mengangkatnya kembali. Dalam sekejap, hidupnya berubah. Dari lumpuh menjadi berdiri, dari terbaring menjadi berjalan. Ini menunjukkan satu hal penting: Tuhan tidak pernah terlambat, dan harapan dalam Dia tidak pernah mati.


Sering kali kita merasa keadaan kita terlalu lama mandek—karier, pelayanan, relasi, bahkan kondisi rohani kita. Seperti Eneas, kita mungkin sudah berhenti berharap, bahkan tidak berdoa lagi. Namun Tuhan tidak pernah melupakan kita. Saat Dia datang, segalanya bisa dipulihkan.


Pokok Doa :

1. Kekuatan dan penghiburan bagi keluarga Pdt Em Anthon Karundeng.

2. Pelayanan ibadah kedukaan Selasa 18.30 dan Rabu.


Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.