KEMBALI PULANG
Renungan Harian GKI Coyudan
Sabtu, 10 Mei 2025
Kembali Pulang
Yehezkiel 28:25-26
“Mereka akan diam di sana dengan aman tenteram, mereka akan membangun rumah dan membuat kebun anggur. Ya, mereka akan diam dengan aman tenteram pada saat Aku menjatuhkan hukuman atas semua tetangganya yang menghina mereka. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, Allah mereka.” (Yehezkiel 28:26)
Dalam bahasa Inggris, ada dua kata yang tampak mirip tapi punya makna yang sangat berbeda: house dan home. House adalah bangunan tempat tinggal secara fisik. Tapi home—itulah tempat di mana hati merasa tenang, diterima, dicintai, dan aman. Tidak semua orang yang punya house, punya home.
Di tengah penghakiman yang keras atas bangsa-bangsa dan juga Israel sendiri, Tuhan menyampaikan sebuah janji pemulihan: umat-Nya yang tercerai-berai akan dikumpulkan kembali. Mereka bukan hanya akan kembali ke tanah mereka (house), tetapi akan hidup di dalamnya dengan aman tenteram (home). Itulah janji Tuhan—bukan sekadar tempat tinggal, tapi tempat di mana mereka benar-benar merasa “pulang.”
Dalam kehidupan ini, tak jarang hati kita terasa tercerai-berai. Kita bisa merasa asing di tengah keluarga sendiri, kehilangan damai dalam pekerjaan, bahkan merasa jauh dari Tuhan. Tapi Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa Ia adalah Allah yang akan dan selalu membawa kita pulang. Ia memulihkan, Ia mengumpulkan bagian hidup kita yang berserakan, dan menuntun kita kembali ke “rumah”—bukan hanya secara fisik, tetapi secara batiniah dan rohani.
Maka, mari kita refleksikan: Apakah ada bagian hidup kita yang terasa "tercerai-berai" beberapa hari ini? Sudahkah kita membiarkan Tuhan menuntun kita untuk pulang kepada damai-Nya?
Pokok Doa:
1. Pergumulan anak dalam tumbuh-kembang rohani dan jasmaninya.
2. Jemaat yang berduka
3. Kondisi politik dan ekonomi di Indonesia.
Yohana Jessica