KEMAUAN BELAJAR MENDATANGKAN HIKMAT

  •  Keshia Hestikahayu Suranta
  •  

RENUNGAN HARIAN 

GKI COYUDAN 

SABTU 26 JULI 2025 


KEMAUAN BELAJAR MENDATANGKAN HIKMAT

Amsal 19:20 (BIMK)  Jika engkau suka belajar dan mendengar nasihat, kelak engkau menjadi orang yang berhikmat. 


Bagi orang beriman, mendapatkan hikmat yang berasal dari Tuhan bagaikan mendapat harta tak ternilai harganya. Mengapa? Karena dapat dipastikan bahwa orang yang memiliki hikmat dari Tuhan akan hidup dengan tenang sekalipun badai menerpa dengan kencang. Hikmat Tuhan mendatangkan ketenangan dalam hidup, kepastian bahwa sesulit apapun keadaannya Tuhan akan membuka jalan dan damai sejahtera untuk terus mencari cara tanpa kenal putus asa. Ketiga hal ini akan dialami oleh orang yang mempunyai hikmat dari Tuhan. 

Kitab Amsal 19:20 mengajarkan kepada kita bahwa syarat agar orang percaya mendapat hikmat Tuhan ada 2 hal, yaitu kerendahan hati untuk terus belajar Firman Tuhan dan hidup yang mau diperbaiki melalui kebenaran Firman Tuhan. Banyak orang yang mengaku mengenal Tuhan tetapi sedikit orang yang mempunyai kerendahan hati di hadapan Tuhan. Dengan kerendahan untuk mau terus belajar dan diperbaiki dalam Firman, maka orang percaya tak mudah sombong. Orang seperti ini akan lebih cepat mendengar daripada berkata-kata. Dapat dengan peka mengakui kesalahannya dan terhindar dari sifat mementingkan serta menganggap dirinya selalu benar. Maka, kini yang menjadi pertanyaan reflektif bagi kita semua, adalah: adakah kita sudah dan selalu mau menjadi orang percaya yang dengan mudah diajar atau sebaliknya? 


Doa pagi: 

" Ya Allah, karuniakanlah hati yang terus mau belajar dan hati yang mau mendengar nasihatMu. Jauhkanlah kami dari sifat merasa benar sendiri dan merasa sudah suci. Amin" 


Pdt Keshia H.S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.