KEKUATAN BERSYUKUR

  •  Johanis Melsasail
  •  

Bacaan: I Korintus 15:57
=====================

"Namun, syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan melalui Tuhan kita Yesus Kristus". (Ayat 57)

Istri pak Jono meninggal dunia sejak anak mereka berumur 10 Tahun. Untuk menghidupi anaknya semata wayang, pak Jono berjualan hasil panen kebun di pasar. Pada saat anaknya duduk di bangku SMA, ia bertanya pada ayahnya: "Ayah, sudah sekian lama dari pagi sampai petang ayah berjuang untuk membiayai sekolah saya dengan berjualan hasil kebun ayah, namun mengapa keadaan ekonomi kita belum juga berubah? Di mana letak kesalahan kita? Dan dimana terdapat keadilan Tuhan?" 

Mendengar pertanyaan itu pak Jono segera memeluk anaknya dan berkata  "Nak, siapa bilang Tuhan tidak adil? Ia sangat baik kepada kita. Dari pekerjaan ayah, kita bisa makan dengan cukup. Kamu bisa bersekolah dan tahun depan kamu bisa masuk ke perguruan tinggi. Inilah letak kekuatan ayah dan inilah terdapat keadilan Tuhan. Kita harus mensyukurinya. Ayah selalu mengucap syukur. Karena syukur itu mendatangkan kekuatan bagi kita." 

Jemaat yang terkasih, Rasul Paulus mengajak kita untuk mengucap syukur kepada Allah untuk menghayati kehidupan yang berkemenangan dalam Kristus. Bersyukur merupakan kekuatan yang menjadikan kita mampu tetap berdiri teguh, tidak goyah, senantiasa bertekun dalam pekerjaan Tuhan.

Jemaat Tuhan, kita akan kuat bila selalu bersyukur. Dengan meneladani semangat Paulus, kita dipanggil untuk senantiasa mensyukuri anugerah keselamatan dari Allah. Melalui ucapan syukur kepada Allah, selalu ada kekuatan baru yang kita alami, sehingga persekutuan kita di dalam Kristus tidak sia-sia.

Pokok Doa:
=========
1. Penatalayanan GKI Coyudan.
2. Pergumulan Jemaat.
3. Kerukunan antar dan intern umat beragama dan Pemerintah.

Bp Johanis Melsasail

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.