KEANGKUHAN MENDATANGKAN HUKUMAN
Renungan Harian GKI Coyudan
Jumat, 6 Februari 2026
Bacaan: Yesaya 29:1-4
===================
KEANGKUHAN MENDATANGKAN HUKUMAN
...Aku akan menyesakkan Ariel, sehingga orang mengerang dan mengaduh, dan kota itu akan seperti perapian bagi-Ku.(ay2)
Kenapa Yerusalem dipanggil Ariel? Yerusalem dipanggil Ariel, sebagai sebuah sindiran kepada orang-orang di Yerusalem, yang sangat teratur dalam ibadah dengan segala ritual dan perayaannya, yang kemudian membuat mereka merasa aman, padahal mereka tidak mau dengan sadar dan kerendahan hati untuk kemiskinan hidup rohani bahkan dosa-dosa yang mereka lakukan.
Allah melalui nabi Yesaya, menyampaikan firman-Nya bahwa la akan mendatangkan hukuman yang menghancurkan mereka oleh karena dosa-dosa mereka. Mengapa mereka dihukum?
Pertama, mereka melihat tapi buta hati. Banyak nabi yang TUHAN utus untuk membuka bukan hanya mata mereka, tetapi juga mata hati dan iman mereka, tetapi mereka tetap nyaman dengan mengutamakan kehendak mereka bukan kehendak Allah.
Kedua, mereka tekun beribadah tetapi tidak setia. Mereka tekun melakukan kegiatan ibadah mereka tetapi mereka lakukan sebatas ruang dan waktu ibadah ritual; mereka tidak mengalami pertobatan, pembaharuan dan perubahan hidup.
Kota Yerusalem akan dikepung dari segala penjuru, sehingga tidak ada celah sedikit pun untuk melarikan diri. Situasi pengepungan digambarkan dengan arwah-arwah yang sudah tidak berdaya, yang terkurung dalam debu. Yerusalem yang congkak, pada saat itu akan benar-benar direndahkan.
Sudahkah kita peka akan penyataan TUHAN? Sudahkah kita setia dalam hidup beriman kita? Sudahkah kita semakin peka pada suara dan kehendak TUHAN? Kiranya Tuhan menolong dan memberkati kita. Amin.
Pokok Doa :
===========
1. Penatalayanan GKI Coyudan
2. Jemaat yang sakit dan pemulihan
3. Kesehatian dan kerukunan antar jemaat.
Johanis Melsasail