Kasih: Kepada Tuhan dan Sesama
Renungan Harian GKI Coyudan
Jumat, 14 Februari 2025
Matius 22:37-39 Jawab Yesus kepadanya, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu. Itulah perintah yang terutama dan yang pertama. Perintah yang kedua, yang sama dengan itu ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Kasih: Kepada Tuhan dan Sesama
Berbicara soal kasih, rasanya sudah ribuan kali kita mendengar atau mendiskusikannya, bukan? Terlebih, James Smith, seorang teolog asal Kanada, pernah berkata bahwa manusia adalah makhluk yang mencintai dan dicintai. Apa yang kita cintai akan membentuk siapa kita. Bagaimana kita mengasihi orang lain mencerminkan apa yang ada di dalam hati kita. Itulah sebabnya, kasih tak pernah habis-habisnya dibicarakan; karena kasih adalah hal yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaannya adalah apa yang paling kita cintai dalam hidup ini? Harta, tahta, manusia, atau hal yang lainnya? Tuhan Yesus mengajarkan bahwa perintah yang terutama adalah mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi, serta mengasihi sesama seperti diri sendiri. Kasih kepada Tuhan bukan hanya sekadar perkataan atau perasaan, tetapi juga keputusan untuk menempatkan-Nya sebagai pusat hidup kita. Ketika kita sungguh mencintai Tuhan, kasih itu akan tercermin dalam cara kita memperlakukan orang lain—dengan kesabaran, kelembutan, belas kasih, dan keadilan. Amin.
Pokok Doa
1. Pergumulan anak dalam tumbuh-kembang rohani dan jasmaninya.
2. Relasi dalam keluarga, jemaat yang sakit, persoalan ekonomi, dukacita, pendidikan, dan pekerjaan.
3. Pelayanan misi di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Yohana Jessica