KARENA IMAN

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan Solo

Jum’at, 13 Februari 2026


Ibrani 11:23-28

KARENA IMAN


Penulis surat Ibrani mengingatkan kepada orang Kristen Yahudi bahwa kehidupan mereka sesungguhnya ada dalam tuntunan Tuhan sebagaimana Musa hidup dalam tuntunan Tuhan. Musa merelakan segala kemilikannya; pengaruh dan kekuasaan politik sebagai pangeran Mesir; sebagai anak puteri Firaun. Dalam iman kepada TUHAN, Musa memilih untuk setia kepada kehendak Allah, melepaskan semua kemilikannya yang luar biasa itu demi hidup dalam kesederhanaan sebagai orang yang Tuhan pilih.


Dengan melepaskan kemilikkannya demi kehendak Allah, Musa tidak kehilangan segalanya, tetapi justru mendapatkan banyak kesempatan untuk mengerjakan nubuatan tentang keselamatan, salah satunya melalui darah anak domba yang disimboliskan dengan dipercikan dan dioleskan diambang pintu rumah orang-orang Israel. Dengan darah anak domba Paska itulah gambaran keselamatan sejati dalam Kristus Yesus ditampakkan.


Demikian kitapun diajak untuk melihat bahwa sesungguhnya iman yang tertuju pada kehendak Allah jauh lebih berharga daripada jabatan, kekuasaan ataupun harta kekayaan yang dunia dapat tawarkan. Sebab sebagaimana Musa rela melepaskan semua itu demi imannya kepada Tuhan yang menghendakinya untuk menjadi pembebas umat dari perbudakan di Mesir, Musa mendapatkan kehormatan untuk menjadi penanda akan Juruselamat dalam Tuhan Yesus Kristus; Anak Domba Allah yang sejati.


Sebab Tuhan Yesus Kristuspun meneladankan hal yang demikian juga kepada kita ?! Di mana Yesus Kristus melepaskan semua kenyamanan dan kekuasaan-Nya di Surga untuk menjadi sama dengan manusia dalam kehidupannya di bumi demi kehendak Bapa-Nya, namun Dia tidak kehilangan segalanya, melainkan justru mendapatkan kemuliaan dan kehormatan yang tidak dapat dunia berikan.


Bagaimana dengan kita ? Apakah kita mengejar dunia dan segala yang ditawakannya, yang tidak ada artinya di hadapan Allah ?! Ataukah kita bersedia untuk percaya dan menghidupi kehendak Allah setiap hari, yang mungkin saja membawa kita untuk melepaskan apa yang menjadi bagian dari kemilikan kita ?! Amin.


Pokok Doa :

1. Untuk semangat pelayanan para aktivis gereja.

2. Untuk pelayanan misi GKI Coyudan Solo.

3. Untuk kesatuan hati Majelis Jemaat GKI Coyudan Solo.


Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.