JANGAN MENGEJAR YANG SIA-SIA
Renungan Harian GKI Coyudan Solo
Sabtu, 27 September 2025
AMSAL 28:19
JANGAN MENGEJAR YANG SIA-SIA
Budaya konsumtif sering kali mendorong orang untuk membeli barang hanya karena gengsi, tren, atau karena termakan oleh iklan yang menarik dan membuat penasaran; bukan karena kebutuhan; inilah yang dimaksud firman Tuhan, ”mengejar barang yang sia-sia”. Akibatnya: uang habis, barang menumpuk tidak berguna, dan hati tetap merasa kosong; ya ... “kenyang dengan kemiskinan” – seakan memiliki banyak, tetapi tidak membawa kebahagiaan sejati.
Perilaku konsumtif bisa membawa orang pada kerakusan, perasaan tidak puas yang penuh keserakahan dan membuat orang sulit untuk bersyukur. Dan secara perilaku ini dapat menimbulkan utang, konflik rumah tangga, dan kesenjangan sosial. Bukankah Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk mencukupkan dengan apa yang ada pada diri kita ?! Yang berarti juga mengajak kita untuk bekerja dengan rasa syukur dan bersyukur dengan perasaan cukup ?!
Amsal 28:19 mengingatkan bahwa hidup produktif dan bijak mengelola berkat akan membawa kecukupan, sedangkan hidup konsumtif mengejar hal yang sia-sia dan hanya membawa pada kemiskinan. Dalam dunia yang penuh iklan dan godaan belanja, kita dipanggil untuk hidup dalam rasa cukup, bijaksana, dan bersyukur.
Pokok Doa :
1. Persiapan penutupan Bulan Misi.
2. Persiapan pembukaan Bulan Keluarga.
Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi