JALAN PINTAS

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN 

SELASA, 17 FEBRUARI 2026


JALAN PINTAS 

1 SAMUEL 26:8-11


Kata Abisai kepada Daud, "Hari ini Allah telah menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu. Sekarang biarlah kutancapkan dia ke tanah dengan tombak itu, sekali tikam saja, tidak usah dua kali. " Tetapi, kata Daud kepada Abisai, "Jangan binasakan dia, sebab siapakah yang dapat melayangkan tangannya terhadap orang yang diurapi Tuhan dan bebas dari hukuman? " ( 1 Samuel 26:8-9) 


"Jika kita mengikuti jalanNya hari ini, kita akan berada sesuai dengan rencanaNya esok hari" demikian kalimat yang ditulis oleh Henry Blackaby. 

Tetapi bukankah manusia lebih sering memilih jalan sendiri karena merasa bahwa terus berada pada jalanNya itu terasa lambat dan berat, sukar dan berliku-liku. Kalau ada jalan yang lebih mudah mengapa harus melewati yang sukar, kalau ada jalur yang cepat mengapa harus melalui jalur yang lambat? Manusia kerap memilih jalan pintas. 


Daud harus melalui  proses yang panjang untuk untuk bisa duduk diatas tahta, meskipun Samuel sebagai nabi sudah mengurapinya menggantikan raja Saul. Daud harus menunggu waktu, dan bukan menunggu dalam ketenangan dan keheningan. Daud harus  berlari dan berada dalam persembunyian karena Saul ingin membunuhnya. Daud harus menyelamatkan dirinya. 


Kesempatan datang kepadanya,  Daud melihat Saul tidur, tombaknya tertancap ditanah di sebelah kepalanya. Demikian juga dengan Abner dan tentaranya juga tidur di sekelilingnya. 

Bukankah ini kesempatan yang manis, yang tidak boleh dilewatkan begitu saja? 

Dan Abisai, salah seorang pahlawan perang Daud menawarkan diri untuk membunuh Saul dengan tombak sekali saja tidak perlu sampai dua kali. 

Kesempatan baik yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. 

Namun apa kata Daud? 

" Jangan binasakan" 

Daud tidak mau mengambil jalan pintas, dia memilih untuk tetap berada pada jalan Tuhan, sekalipun harus menunggu waktu Tuhan dan harus melewati  jalan yang berliku, proses yang panjang yang harus ditempuh. 

Terkadang tawaran untuk mengambil jalan pintas itu terdengar begitu wajar, apalagi kerap juga datangnya melalui teman, sahabat, keluarga sehingga kerap membuat orang terlena, lengah. 

Namun jika esok ingin berada sesuai dengan rencanaNya, maka pilihlah mengikuti jalanNya pada hari ini. 

Tuhan Yesus memberkati ????????


Pokok Doa: 

1.Ibadah Rabu abu

2.Rangkaian acara Paska

3.Sesama yang sakit


Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.