IKUTI PERINTAH-NYA
Yohanes 14:15-17
”Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” (Yoh.14:15)
Di dunia ini tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya hidup dalam penderitaan dan sengsara. Mereka tentu mengharapkan kelak anaknya bisa hidup bahagia. Oleh karena itulah sejak kecil anak-anak sudah diajar untuk taat kepada orangtuanya sehingga saat besar dia bisa menjadi “orang”, artinya menjadi orang yang baik, berhasil dan bahagia.
Di tengah-tengah kehidupan dunia yang penuh dengan pencobaan dan pergumulan ini, maka Tuhan Yesus juga berharap agar orang-orang percaya yang telah diangkat menjadi anak-anak-Nya dapat menjalani kehidupan dengan baik dan mampu mempertahankan imannya hingga Tuhan memanggilnya pulang ke sorga.
Dalam bacaan firman Tuhan hari ini, Tuhan Yesus tahu bahwa di dunia ini orang-orang percaya diperhadapkan pada kuasa Iblis yang seperti singa siap menerkam mangsanya. Barangsiapa yang imannya lemah dan tidak kuat menghadapi rayuan Iblis maka dia akan masuk dalam perangkap dosa dan hidup dalam kejahatan serta kegelapan.
Oleh karena itu, agar orang-orang percaya bisa menjalani kehidupan di dunia sampai akhir, Tuhan Yesus berpesan agar mereka menuruti perintah-Nya. Dengan menuruti perintah Tuhan maka orang percaya akan dipandu untuk tetap berjalan dalam terang firman Tuhan. Walaupun jalan hidup yang dilaluinya itu seperti jalan yang terjal, berliku, naik turun, dan bahkan kadang seperti kerikil tajam yang menyakitkan, namun jika mengikut jalan Tuhan maka kita akan sampai pada tujuan, yaitu hidup kekal dan damai bersama Bapa di sorga.
Menuruti perintah Tuhan juga menjadi bukti bahwa kita mengasihi Tuhan Yesus. Tuhan Yesus telah lebih dahulu mengasihi kita yang dibuktikan melalui pengorbanan-Nya, mati disalibkan untuk menebus dosa-dosa kita. Tuhan Yesus telah menjadi Juruselamat kita sehingga kita dilayakkan Tuhan untuk menjadi anak-anak Allah yang memiliki damai sejahtera dan sukacita sorgawi. Karena itu kita juga harus mengasihi-Nya dengan cara menuruti firman-Nya.
Tuhan Yesus juga tahu bahwa kita tidak akan mampu berjalan di dunia ini untuk menuruti segala perintah-Nya, sehingga Dia memberikan seorang Penolong yang lain, yaitu Roh Kudus yang diam dalam setiap orang percaya selama-lamanya. Roh Kudus inilah yang memampukan kita untuk menjalani kehidupan di dunia ini, sehingga kita bisa berjalan dengan rasa damai dan sukacita walaupun dalam situasi yang berat.
Tuhan Yesus mengatakan, ”Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” (Yoh.14:21)
Kristus tidak bersedia menjadi pembela bagi siapa pun selain bagi orang-orang yang percaya dan bersedia untuk diatur dan dinasehati oleh Dia. Oleh karena itu dengan pimpinan Roh Kudus marilah kita menuruti firman-Nya sehingga kita akan mendapatkan penghiburan dan kekuatan untuk menjalani kehidupan ini.
Kiranya Tuhan menolong dan menyertai setiap langkah kehidupan kita. Amin
Pokok Doa:
1. Kebaktian Minggu besok.
2. Jemaat yang sedang bergumul karena sakit, pekerjaan, masalah keluarga, dll.