IA YANG MEREMUKKAN DAN MENYEMBUHKAN

  •  Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan Solo

Sabtu, 28 Juni 2025


ULANGAN 32:39

IA yang Meremukkan dan Menyembuhkan


Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang penuh kasih, tetapi juga adil. Inilah yang kita lihat dalam Ulangan 32:39, sisi Allah yang berkata, ”Aku telah meremukkan, tetapi Akulah yang menyembuhkan.”. Sisi yang tidak nyaman untuk didengarkan, tetapi inilah sebuah kebenaran yang dinyatakan.


Ini berarti bahwa memang terkadang Tuhan mengijinkan luka terjadi dalam hidup kita, tetapi bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk mendidik, mendisiplin dan juga menyadarkan kita akan dosa. Didikan Tuhan tidak selalu terasa manis dan enak, tetapi itulah tanda bahwa kita adalah anak-anak-Nya yang dikasihi (bisa dibandingkan dengan Ibrani 12:4-17)


Jadi, jika kita sedang mengalami masa sulit, doa tidak kunjung mendapatkan jawaban, usaha kita gagal, atau hati kita remuk karena terluka oleh suatu peristiwa atau karena orang lain, jangan buru-buru menyalahkan keadaan. Jangan menganggap enteng atau meremehkan didikan Tuhan; mungkin itu cara Tuhan menegur dan mengarahkan hati kita kembali kepada-Nya.


Jangan keraskan hati, berhenti mengeluh, dan tanyakan kepada Tuhan, ”Apa yang ingin Engkau bentuk dalam diriku melalui semua ini ya Tuhan ?”. Karena Tuhan tidak pernah mendidik tanpa tujuan. Jika Dia meremukkan, Dia juga sanggup menyembuhkan, jika Dia mendidik, itu karena Dia mengasihi.


Maka hari ini, bila Saudara sedang dalam proses-Nya (proses Tuhan), jangan anggap enteng didikan Tuhan dan bersyukurlah, karena itu tanda bahwa Tuhan sedang bekerja dalam hidupmu. IA bukan mau menghancurkanmu, tetapi IA sedang membentukmu menjadi serupa dengan Kristus. Amin.


Pokok Doa :

1. Persidangan Majelis Klasis (PMK) XXXV GKI Klasis Solo pada tanggal 3-4 Juli 2025 (kesehatan para utusan, kesungguhan dalam pembahasan, keputusan yang diambil, hikmat dan kesatuan hati seluruh panitia persidangan dalam persiapan hingga pelaksanaan PMK).

2. Kesehatan dan kesiapan para pelayan ibadah minggu.

3. Keteguhan dan kesediaaan hati umat Tuhan untuk dibentuk dalam suka maupun duka.


Pdt. Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.