HAK DAN TANGGUNG JAWAB

  •  Reggy Leo
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Jumat, 07 November 2025 


HAK DAN TANGGUNG JAWAB


 Kejadian 38: 8-10

"Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya (ay. 9)"



Di Amerika ada orang-orang yang disebut sebagai "Karen", itu adalah sebutan bagi orang-orang yang merasa berhak atas semua fasilitas yang ada tetapi menindas hak orang lain. Mereka merasa berhak untuk hidup nyaman, tetapi mereka malah menginjak-injak kenyamanan orang lain. Ini adalah sebuah tindakan egois yang akhirnya membuat banyak orang tidak nyaman dan membawa mereka ke dalam masalah. Penggunaan hak tanpa memahami regulasi dan tanggung jawab juga tergambarkan di dalam cerita Onan dan Tamar.


Dalam konteks Israel kuno ada kewajiban bila seorang laki-laki meninggal tanpa anak, saudaranya wajib menikahi janda itu dan menghasilkan keturunan atas nama kakaknya. Tujuannya adalah agar nama dan garis keturunan saudaranya tetap ada, karena hal ini sangat penting dalam budaya Ibrani kuno.


Kejadian 38 ini menceritakan Onan yang harus menikahi Tamar, istri kakaknya yang meninggal. Onan menyadari kewajibannya untuk memberi keturunan, meskipun begitu ia juga punya hak untuk berhubungan badan dengan Tamar. Ia menggunakan haknya berkali-kali untuk menghampiri Tamar, tetapi ia menghindari tanggung jawab untuk memberikan keturunan dengan cara membiarkan air maninya terbuang.


Motivasi Onan jelas egois karena merasa rugi karena anaknya tidak dianggap sebagai anaknya sendiri dan secara warisan, anak itu akan mengurangi bagian Onan atas harta keluarga. Onan juga secara tidak langsung menolak rencana Allah dan tanggung jawab perjanjian yang dimana keturunan Yehuda sangat penting karena dari sinilah Sang Mesias akan lahir. Dengan demikian, ia sama saja dengan menghalangi jalur berkat Allah kepada seluruh bangsa.


Dibalik hak yang kita terima, kita memiliki tanggung jawab. Tuhan memberikan kita keselamatan yang sudah dibayar lunas dengan darah yang mahal, itu adalah hak kita sebagai anak-anak Allah, tetapi tujuan keselamatan bukanlah sekedar masuk Sorga. Keselamatan yang kita terima harus kita kerjakan dengan penuh tanggung jawab dengan menjadi berkat bagi orang lain, menolong yang berkekurangan, menolong yang hatinya terluka, dan membimbing mereka yang sedang tersesat. Jadi, jangan sampai keselamatan yang sudah kita terima membuat kita menjadi bersantai-santai.


Kita sudah menerima berkat keselamatan dari Tuhan, itu adalah hak kita sebagai anak-anak Allah. Mari kita kerjakan keselamatan itu agar nama Tuhan dimuliakan oleh banyak orang.


Kiranya Tuhan menolong kita



Pokok Doa:

1. Berdoa untuk Digital Ministry GKI Coyudan agar dapat memperlengkapi setiap anggota jemaat dari segi spiritualitas maupun pengajaran

2. Berdoa untuk orang Kristen yang dipersekusi di dunia

3. Berdoa untuk pergumulan anggota jemaat yang sedang sakit dan mengalami kesulitan


Reggy Leo

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.