GKI COYUDAN BERUSIA 77 TAHUN, BERDOA BAGI NEGERI INI
Renungan Warta, 31 Agustus 2025
GKI COYUDAN BERUSIA 77 TAHUN,
BERDOA BAGI NEGERI INI…
Kini usia kami telah menginjak 77 tahun
Sebuah perjalanan usia anugerah Tuhan
Sebuah perjalanan kisah bersama Kristus, Sang Kepala Gereja
Sebuah panggilan yang terus Dikau gemakan dalam hati kami, sebagai gereja
Dalam usia ini, kami tak henti berdoa bagi negeri kami tercinta yang sedang terluka
Bertekuk lutut, kami dihadapanMu, Ya Allah Pencipta Alam Semesta
Kami mengaku, bahwa kami ini lemah dan rapuh
Tetapi kami makin sadar bahwa kami mempunyai Dikau Yang Paling Berkuasa atas segalanya
Hanya Dikaulah, Ya Allah, kekuatan kami.
Hanya Dikaulah, Ya Allah, pengharapan kami.
Maka, kami tak akan berhenti percaya
Kami tak akan berhenti berupaya agar hanya kasihMu makin terasa pada sesama kami manusia, bagi bangsa ini
Kami tak akan menyerah untuk tetap berharap dan menjadi lilin-lilin pengharapan di negeri ini
Kami tak akan hancur pada semua bentuk keprihatinan yang mengoyakkan hati ini
Maka sebagai gereja, kami mau menggenggam lebih banyak tangan sesama kami manusia
Genggaman kami akan makin kuat, merengkuh dan memeluk sesama kami manusia
Kami akan terus memeluk tanpa henti semua luka manusia yang hanya bisa pulih dengan cintaMu
Kami akan tetap bersatu, sebagai umatMu dan gerejaMu untuk tetap berada dalam keberpihakan kami pada yang lemah dan tertindas
Kini usia kami 77 tahun, benamkanlah kami makin dalam dengan cintaMu yang justru membuat kami makin berani melangkah menolong yang lemah, mendoakan yang tersisih dan menangis bersama mereka yang menangis
Inilah doa kami, GerejaMu, bangsa negri kami…
(Pdt. Keshia Hestikahayu Suranta)