BERPEGANG PADA KEBENARAN
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN SOLO
Jumat, 24 Oktober 2025
BERPEGANG PADA KEBENARAN
2 Timotius 3:10-15
”Namun, hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan yakini.” (ay.14a)
Dalam ilmu beladiri, seperti karate atau pencak silat, kita mengenal istilah kuda-kuda. Kuda-kuda adalah menempatkan kaki pada posisi tertentu sebagai dasar tumpuan untuk menjaga keseimbangan saat melakukan gerakan menyerang atau bertahan. Semakin kokoh kuda-kuda, maka pertahanannya juga semakin kuat, dan bisa melakukan gerakan menyerang dengan baik.
Seorang yang ahli beladiri, walaupun dia bisa melakukan berbagai jurus, namun jika tidak menguasai kuda-kuda dengan baik, ia mudah dikalahkan lawannya, karena kuda-kuda berfungsi untuk memberikan kekuatan, stabilitas, dan mempersiapkan diri untuk melakukan serangan atau menahan serangan lawan. Agar menguasai kuda-kuda dengan baik, seseorang harus terus berlatih secara konsisten dan disiplin.
Dalam bacaan kita hari ini, Rasul Paulus mengingatkan Timotius, walaupun hidupnya sudah mengikuti ajaran Paulus, cara hidup, tujuan, iman, kesabaran, kasih, dan ketekunan seperti yang diteladankan Rasul Paulus, termasuk ikut menderita karena salib Kristus, namun dia harus memegang kebenaran Injil Yesus Kristus. Mengapa? Karena firman Tuhan itu akan menjadi kuda-kuda kita saat menjalani kehidupan ini.
Sebagai orang beriman, kita juga harus memiliki kuda-kuda yang kuat, yaitu selalu berpegang pada kebenaran firman Tuhan dalam seluruh aspek kehidupan kita. Firman Tuhan memberikan hikmat dan menuntun manusia pada keselamatan melalui iman kepada Yesus Kristus.
Dari firman Tuhan hari ini kita belajar untuk memperkuat “kuda-kuda” kita, yaitu dengan tekun membaca dan mendalami firman Tuhan, senantiasa berdoa kepada Tuhan agar kita diberikan hikmat yang baik dalam menjalani hidup ini. Saat kita berpegang pada firman Tuhan, maka Roh Kudus akan terus menyertai dan menolong kita kepada keselamatan melalui iman kepada Yesus Kristus.
Kiranya Tuhan menolong dan menyertai kita semua. Amin.
Pokok Doa
1. Jajagi Bulan Keluarga di Mojogedang, Karanganyar.
2. Para pendeta dan keluarganya.
3. Stabilitas politik dan ekonomi nasional.
Sujud Swastoko