BERIMAN DAN PERCAYA

  •  Sujud Swastoko
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN SOLO

Sabtu, 21 Juni 2025


BERIMAN DAN PERCAYA

Matius 9:27-31


”Percayakah kamu bahwa Aku dapat melakukannya?” Mereka menjawab, “Ya, Tuhan.” Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai.” (ay.28b, 29)


Dalam bacaan firman Tuhan hari ini kita melihat kemurahan Tuhan atas orang-orang yang menderita, yaitu dua orang yang sedang menderita karena tidak bisa melihat atau buta.


Ada hal yang menarik yang kita lihat. Dua orang buta itu mengikuti Tuhan Yesus, berseru-seru dan berkata, ”Kasihanilah kami, hai Anak Daud.” Penyebutan Anak Daud menunjukkan bahwa mereka memiliki iman bahwa Yesus adalah Mesias atau keturunan Daud yang dijanjikan Allah untuk menyelamatkan manusia. 


Iman merupakan dasar dari apa yang ia percayai dan yakini. Dua orang buta itu beriman bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah, dan mereka juga percaya bahwa Mesias ini bisa menyembuhkannya. Karena itulah, waktu mereka ditanya Tuhan Yesus, ”Percayakah kamu bahwa Aku dapat melakukannya?” Dan dua orang buta ini mengiyakan, sehingga Tuhan Yesus menyentuh mata mereka dan penglihatan mereka dipulihkan.


Dari peristiwa ini kita melihat bahwa orang yang beriman itu ditunjukkan juga melalui rasa percaya mereka terhadap apa yang mereka imani. Semakin orang percaya kepada Kristus, maka imannya juga semakin besar.


Sebagai orang Kristen yang menyebut diri orang beriman, kita harus menunjukkan rasa percaya kepada Kristus saat berdoa atau memohon pertolongan kepada Tuhan. Percaya merupakan sikap aktif orang beriman. Jika kita berseru kepada Tuhan Yesus yang kita imani, maka kita juga percaya bahwa Tuhan akan menjawab doa-doa kita. Jawaban Tuhan memang tidak selalu sesuai harapan kita, namun kita meyakini bahwa jawaban Tuhan adalah terbaik bagi hidup kita.


Dengan pemahaman seperti itu, maka pada saat kita mengalami peristiwa sulit atau menghadapi persoalan-persoalan dalam kehidupan ini, kita bisa berseru memohon pertolongan Tuhan dan percaya Tuhan akan memberikan jalan keluar yang terbaik. Rasa percaya ini ditunjukkan melalui sikap hidup yang berserah kepada tuntunan Tuhan dan juga hidup yang senantiasa bersyukur karena pemeliharaan dan pertolongan-Nya. Kiranya Tuhan memberkati kita semua. Amin. 

 

 Pokok Doa

1. Persiapan ibadah Minggu besok.

2. Perdamaian dunia di tengah peperangan yang saat ini berlangsung di Timur Tengah.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.