BELAJAR AGAR BIJAK

  •  Maria Sampyuh
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN 

KAMIS, 18 DESEMBER 2025


MARKUS 10:46-52

BELAJAR AGAR BIJAK



" Orang bijak adalah orang yang bersedia belajar dari siapapun ". Itulah salah satu kalimat bijak yang pernah saya baca. Banyak orang bersedia belajar dari orang- orang yang dianggap hebat, hebat karena pangkatnya tinggi, memiliki gelar yang panjang sekali, hebat karena suatu prestasi yang dicapai entah di dunia kerja atau mungkin juga di dunia pendidikan. 

Namun, tidak banyak orang yang bersedia belajar dari orang- orang yang sederhana, orang- orang yang tidak terkenal, tidak berpangkat atau jabatan, tidak ada gelar. Bahkan tidak sedikit orang yang memandang sebelah mata terhadap orang- orang demikian. Apa yang bisa dipelajari dari mereka? Tak ada yang menarik. 

Namun hari ini, kiranya kita memilih untuk menjadi orang bijaksana, yang mau belajar dari orang biasa dan  orang sederhana. Belajar dari yang bukan siapa-siapa dan belajar juga dari pribadi yang sangat terkenal dan sangat hebat juga. 


Bacaan hari ini berbicara tentang Bartimeus. Siapa Bartimeus? Bartimeus adalah seorang pengemis  yang buta,anak Timeus. 

Apa yang bisa kita pelajari dari Bartimeus? 

1. Bartimeus mata jasmaninya buta, tetapi mata hatinya melihat dan percaya bahwa Tuhan Yesus adalah Mesias yang dijanjikan,yang memiliki kuasa untuk menyembuhkan. Dia berteriak-teriak:" Yesus,Anak Daud,kasihanilah aku!" 


2. Bartimeus bukanlah orang yang mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Saat ia berteriak- teriak memanggil dan meminta belas kasih Tuhan, banyak orang menegurnya dan meminta dia untuk diam, tetapi justru dia semakin keras berseru.


3. Bartimeus adalah orang yang tahu apa yang menjadi kebutuhannya. Saat Tuhan bertanya:" Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Maka jawabnya:"Rabuni, supaya aku dapat melihat!"


4. Bartimeus adalah orang yang tahu bersyukur. Setelah Tuhan Yesus membuatnya bisa melihat, maka ia mengikuti Tuhan Yesus dalam perjalananNya. Dia bukan hanya datang meminta, mendapat dan meninggalkan, tetapi setelah dia mendapatkan dari Tuhan, dia mengikut Tuhan. 

Inilah pelajaran- pelajaran dari seorang pengemis buta, orang yang sederhana, biasa, bahkan mungkin kecil di mata manusia, tetapi banyak pembelajaran darinya. 


Namun kita juga belajar dari pribadi hebat dan terkenal yakni Tuhan Yesus. 

Waktu pengemis buta itu berteriak-teriak memanggil namaNya dan meminta belas kasihNya, maka Tuhan Yesus tidak menolak oleh karena hanya orang sederhana yang memanggilNya. Tuhan Yesus peduli dan menyambut teriakan itu dengan memberikan pertolongan dan kesembuhan. Orang-orang yang mendengar teriakan Bartimeus meminta untuk dia diam,tetapi Tuhan melihat iman dalam diri orang yang biasa dan sederhana itu. Tuhan tidak menganggap teriakan Bartimeus itu tidak terlalu penting, namun Ia peduli dan dengan hati yang penuh kasih merespon teriakan itu dengan tindakan. 


Kiranya hari ini kita menjadi orang yang bijaksana itu, Tuhan Yesus memberkati ???? 


Pokok Doa: 

1. Persiapan Natal

2. Korban bencana alam 


Maria S

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.