ANTARA JANJI, HUKUM DAN ANUGERAH

  •  Johanis Melsasail
  •  

Renungan Harian GKI Coyudan

Jumat, 20 Juni 2025

Bacaan: Galatia 3:15-18

=====================


ANTARA JANJI, HUKUM DAN ANUGERAH


Dalam sejarah Bangsa Israel, Allah membuat perjanjian dengan manusia (Abraham). Manusia yang menerima janji Allah harus patuh pada isi perjanjian dengan setia dan mengasihi Allah. Janji Allah kepada Abraham jauh lebih tua usianya daripada Hukum Taurat Musa. Hukum Taurat disebut Aturan atau penuntun. Baik Janji kepada Abraham maupun Taurat sebagai Aturan, keduanya bertujuan untuk membimbing dan menuntun umat Allah menuju keselamatan. Di dalam Janji maupun Taurat ada firman (perintah Allah) yang tidak boleh di abaikan dan dilanggar. Jika manusia melanggarnya, pasti dihukum. 


Paulus menyatakan bahwa Taurat telah membuat Israel mengenal dosa, semakin orang mengetahui hal-hal yang di larang oleh Hukum Taurat, semakin hati dan akalbudi ingin melakukannya. Oleh karena itu, Israel dihukum Allah karena pelanggaran terhadap Hukum Allah. Sebab tidak ada seorangpun manusia yang dapat memenuhi tuntutan Hukum Taurat. Dengan demikian, Allah tidak menyelamatkan siapapun karena melakukan hukum Taurat, melainkan Allah mengaruniakan keselamatan kepada Manusia melalui Yesus Kristus. Keselamatan karena percaya bahwa di dalam kasih karunia, Allah menganugerahkan keselamatan dan Allah telah melakukannya di dalam Kristus Yesus itulah, siapapun yang percaya pada Kristus Yesus pasti diselamatkan. Itulah anugerah Allah, Tuhan memberkati kita..


Pokok Doa:

==========

1. Penatalayanan GKI Coyudan

2. Pergumulan jemaat.

3. Anak Cucu yang lanjut studi.


Johanis M

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.