KESEMPATAN KEDUA

KESEMPATAN KEDUA

Daniel Kristanto Gunawan
23 Mar 2025
Renungan Warta, 23 Maret 2025KESEMPATAN KEDUALukas 13:1-9Sore itu, di pelataran Bait Allah, beberapa orang datang kepada Yesus dengan wajah serius. Mereka bercerita tentang orang-orang Galilea yang dibunuh Pilatus saat sedang mempersembahkan korban. “Apakah mereka lebih berdosa daripada orang lain di Galilea, sehingga mereka mengalami hal itu?” tanya salah seorang dari ...
SALING MENAJAMKAN DALAM IMAN

SALING MENAJAMKAN DALAM IMAN

Daniel Kristanto Gunawan
22 Mar 2025
RENUNGAN GKI COYUDANSabtu, 22 Maret 2025Saling Menajamkan dalam ImanAmsal 27:17 – “Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.”Dalam kehidupan ini, kita tidak diciptakan untuk hidup sendiri. Tuhan menempatkan kita dalam komunitas, keluarga, dan persekutuan untuk saling mendukung dan membangun satu sama lain. Amsal 27:17 menggambarkan bagaimana relasi yang sehat dapat saling ...
HIDUP TETAPI MATI

HIDUP TETAPI MATI

Lucas Adhitya Aryanto Sudarmadi
21 Mar 2025
Renungan Harian GKI Coyudan SoloJum’at, 21 Maret 2025Wahyu 3:1-6HIDUP TETAPI MATIZombie ... banyak film-film thriler yang mengambil kisah tentang pergumulan kehidupan manusia melawan mayat hidup atau zombie. Secara fisik orang-orang yang mati itu masih hidup, tetapi tidak lagi dapat berpikir, merasa dan berprilaku sebagaimana manusia seharusnya. Zombie atau mayat hidup ...
TAKUT AKAN ALLAH

TAKUT AKAN ALLAH

Reggy Leo
20 Mar 2025
Renungan Harian GKI CoyudanKamis, 20 Maret 2025TAKUT AKAN ALLAHMazmur 2:11 “Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar.” Ketika kita menghormati seseorang entah itu di tempat kerja, di rumah, dimanapun itu, kita tidak akan bertingkah laku semena-semena dan tidak sopan. Bahkan terkadang nada bicara kita berbeda dengan ketika kita ...
SUNGGUH-SUNGGUH MENGAKUI KESALAHAN

SUNGGUH-SUNGGUH MENGAKUI KESALAHAN

Yohana Jessica
19 Mar 2025
Renungan Harian GKI CoyudanRabu, 19 Maret 2025Sungguh-sungguh Mengakui KesalahanMatius 27: 3-4 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman, ia menyesal lalu mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua. Ia berkata, “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” ...
Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.