YESUS BENAR-BENAR MESIAS
Yohanes 7:40-52
”Beberapa orang di antara orang banyak, yang mendengar perkataan-perkataan itu, berkata: “Dia benar-benar Nabi yang akan datang itu.” Yang lain berkata, “Ia ini Mesias.” Namun, yang lain lagi berkata, “Apakah mungkin Mesias datang dari Galilea? Bukankah Kitab Suci mengatakan bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan dari kampung Betlehem, tempat Daud dahulu tinggal?” Lalu timbullah pertentangan di antara orang banyak karena Dia.” (Yoh. 7:40-43 TB2)
Keyakinan biasanya muncul setelah kita melihat fakta atau kebenaran tentang apa yang kita yakini tersebut. Demikian pula keyakinan terhadap Tuhan Yesus, apakah Dia benar-benar Juru Selamat, atau Mesias, akan terjawab setelah mengetahui kebenaran bahwa Dia memang Mesias yang telah dijanjikan Allah, seperti dikatakan dalam Kitab Suci.
Menjelang Hari Raya Pondok Daun, yaitu hari perayaan bagi orang Yahudi, banyak orang Yahudi dari berbagai daerah datang ke Yerusalem untuk merayakannya. Tuhan Yesus juga datang ke Yerusalem, walaupun para pemuka Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya.
Saat Tuhan Yesus mengajar di Bait Allah, orang Yahudi merasa heran karena Tuhan Yesus mengajar kebenaran dengan penuh kuasa. “Bagaimanakah orang ini mempunyai pengetahuan demikian tanpa berguru?” (Yoh.7:15). Tuhan Yesus menjelaskan tentang ajaran-Nya yang berasal dari Bapa yang mengutus-Nya. ”Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya.” (ay.18).
Keberadaan Tuhan Yesus dengan segala kuasa-Nya menimbulkan pertentangan di antara orang Yahudi, ada yang berpendapat Dia adalah Mesias, namun ada yang menentangnya. Yang menentang mengatakan bahwa Mesias tidak berasal dari Galilea, tetapi dari Betlehem, tempat asal raja Daud. Memang, Tuhan Yesus saat itu lebih banyak mengajar di daerah Galilea sehingga banyak orang mengenalnya sebagai orang yang berasal dari Galilea.
Pertentangan pendapat tersebut sampai kepada pemuka agama Yahudi, dan mereka meminta penjaga-penjaga untuk menangkap-Nya, karena Yesus dianggap penyesat bagi orang-orang yang tidak mengenal hukum Taurat. Namun, Nikodemus membela Tuhan Yesus, agar jangan menghukum orang sebelum mendengarkan dan mengetahui kebenarannya. Pemuka agama Yahudi bersikeras memegang Kitab Suci, yaitu Taurat, bahwa Mesias berasal dari Betlehem, bukan dari Galilea. Mereka berkata, ”Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang muncul dari Galilea.”
Kita sebagai orang percaya meyakini bahwa Yesus berasal dari Betlehem dan Dia keturunan raja Daud. Karena itulah kita yakin bahwa Yesus adalah Mesias, Juru Selamat yang telah dijanjikan Tuhan, sesuai yang dikatakan Kitab Suci. Kita juga meyakini Yesus adalah Firman Allah yang telah menjadi manusia, untuk menjadi Tuhan atau pusat kehidupan manusia.
Oleh karena itu, jika kita meyakini Yesus adalah Mesias, Sang Juru selamat, maka hidup kita juga harus berpadanan dengan ajaran Kristus, yaitu hidup sesuai firman Tuhan. Saat ini masih banyak orang yang belum percaya kepada Kristus dan meragukan-Nya. Karena itu kita harus menunjukkan keyakinan iman melalui kehidupan nyata, yaitu hidup penuh kasih, memiliki kepedulian seperti Kristus, dan rela berkurban untuk menolong orang lain. Kiranya Roh Kudus memampukan kita untuk hidup sesuai kebenaran Firman Tuhan. Amin.
Pokok Doa
1. Pelaksanaan Ibadah Minggu besok pagi.
2. Kegiatan selama Bulan Keluarga.
3. Keluarga kita masing-masing.
Sujud Swastoko