TERANG HIDUP

  •  Sujud Swastoko
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN SOLO

Sabtu, 14 Maret 2026


Terang Hidup

Yohanes 1:1-9


”Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.”  (ay.4,5,9)


Hidup dalam kegelapan adalah hidup yang penuh dengan perjuangan, penuh ketidakpastian, selalu khawatir, was-was, tidak tahu arah yang dituju. Juga kadang tidak tahu dan tidak jelas tujuan hidupnya. Bagi orang yang merasa hidupnya dalam kegelapan, seringkali muncul nada-nada keputusasaan, tidak tahu arah hidup, seolah tidak ada jalan keluar untuk setiap persoalan yang dihadapi. 


Dalam kegelapan hidup itulah, maka terang menjadi sebuah harapan yang melegakan. Setitik terang akan menjadi petunjuk bagi manusia untuk melangkah menapaki kehidupan ini. Dan terang yang bercahaya dalam kegelapan akan membuat orang  bangkit dari keputusasaan, sadar akan arah hidupnya, tahu jalan yang harus dilaluinya.


Dalam bacaan firman Tuhan hari ini, kita belajar tentang Terang itu, yaitu Yesus Kristus, Firman Allah yang menjadi manusia. Yohanes menulis dalam Injilnya, ”Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.” Yesus adalah Firman Allah yang juga adalah Allah sendiri. Dan, sekarang Firman itu telah menjadi manusia. Dia adalah sumber kehidupan dan sumber terang itu. Sesungguhnya tanpa Dia, manusia tidak akan hidup. Di dalam Yesus ada pengharapan untuk lepas dari kegelapan.


Dalam masa pra-paska ini kita disadarkan, manusia yang hidup dalam kegelapan tetap mendapatkan kasih Tuhan, karena Ia sendiri turun ke dunia menjadi  Terang Hidup bagi manusia. Manusia berdosa yang hidup dalam kegelapan menuju jurang maut, pada saat melihat Terang dan bertobat serta percaya kepada Yesus Kristus, dia akan hidup dalam terang dan menerima kehidupan kekal.


Sebagai manusia yang menerima anugerah keselamatan dalam Yesus Kristus, maka marilah kita melakukan seperti apa yang Yohanes pembaptis lakukan, ”Ia bukan terang itu, tetapi ia harus bersaksi tentang terang itu.” (ay.8). Yohanes bersaksi tentang Kristus, kita juga harus bersaksi tentang Terang Hidup atau Tuhan Yesus melalui seluruh kehidupan yang sesuai firman Tuhan. Yesus sudah datang ke dunia, mengurbankan diri-Nya menjadi tebusan atas dosa-dosa manusia, sehingga melalui kesaksian kita, banyak orang yang mengenal-Nya dan diselamatkan.


Selamat bersaksi tentang Terang itu, kiranya Tuhan menolong dan menyertai kita senantiasa. Amin. 


Pokok Doa

- Misi penginjilan di seluruh lapisan masyarakat.

- Ibadah Minggu di seluruh gereja-gereja di dunia.

- Pemerintah dan bangsa Indonesia.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.