PINTU PENGINJILAN DIBUKA

  •  Anthon Karundeng
  •  

 

Wahyu 3 : 7 - 13

Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
Wahyu 3 : 8.

Bulan September ini gereja kita GKI Coyudan mengadakan bulan Misi. Setiap jemaat didorong untuk terlibat. Apapun kemampuan yang dimiliki setiap anggota jemaat dapat diwujudkan. Apakah itu daya, doa dan dana.  Tidak perlu menunggu kuat atau kaya untuk mengabarkan Injil.

Bacaan kita bercerita tentang Jemaat Filadelfia. Jemaat Filadelfia kecil, lemah, dan miskin. Mereka juga mengalami berbagai penganiayaan baik dari orang lokal maupun orang Yahudi (ay. 9). Namun yang luar biasa, jemaat ini tetap setia dan tidak goyah imannya.

Tuhan memuji jemaat Filadelfia karena sekalipun kekuatan mereka tidak seberapa, banyak kelemahan bahkan miskin, tetapi mereka menuruti firman-Nya dan tidak menyangkal nama-Nya, seperti kata nas kita  (ay. 8). 

Tuhan mendorong mereka untuk bangkit mengabarkan Injil sekalipun lemah dan miskin, bahkan Dia menekankan bahwa tantangan penganiayaan jangan menjadi penghalang. Tuhan berharap mereka yakin bahwa Tuhan-lah yang “memegang kunci Daud”. 
Kunci penginjilan bukan kekuatan gereja atau orang percaya. Kunci penginjilan adalah Yesus Kristus. “Apabila Ia membuka, tidak ada yang menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka” (ay. 7). Karena Yesus “telah membuka pintu” bagi mereka maka pintu penginjilan telah dibuka di kota Filadelfia. Gereja pasti dapat dan mampu menginjili. Roh Kudus akan bekerja mempersiapkan hati yang akan percaya (ay. 8). Yakinlah ada pemeliharaan Tuhan atas hidup mereka. Dia “akan melindungi dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia”(ay. 10).

Melalui Firman Tuhan ini, kita diingatkan bahwa sekalipun kita banyak kekurangan, lemah, banyak keterbatasan, kita harus tetap mengabarkan Injil. Tuhanlah yang memampukan kita untuk mengabarkan Injil-Nya, karena pintu pekabaran Injil telah dibuka-Nya bagi kita. Dalam mengabarkan Injil kita ingat akan janji-Nya yang pasti menguatkan kita yakni: "Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir zaman" (Mat.28:20).
Teruslah kabarkan Injil-Nya dalam iman dalam situasi apapun.

Doa Pribadi :
- Berdoa untuk bangsa dan pemerintah.
- Berdoa untuk yang sakit, berduka.
- Berdoa untuk bulan missi gereja kita.

Pdt. Em. Anthon Karundeng

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.