PILIHAN ALLAH
ROMA 9:6-13
Israel adalah bangsa pilihan Allah, pewaris perjanjian Allah. Dari merekalah akan lahir Mesias, Sang Juru Selamat. Tetapi sayang sekali karena ternyata justru mereka menolak Yesus Kristus, Sang Mesias, Anak Allah. Mereka menyalibkan Yesus yang akan menyelamatkan mereka dari hukuman kekal. Bangsa Israel membanggakan diri sebagai keturunan Abraham dan mereka adalah umat pilihan.
Rasul Paulus mengingatkan bahwa pemilihan Allah itu :
A. Bukan hanya berdasarkan faktor keturunan (ayat 6-10).
Ismael dan Esau adalah anak-anak sulung yang seharusnya dipilih Allah, tetapi ternyata Allah memilih Ishak dan Yakub.
B. Allah memilih berdasarkan anugerah dan kemurahanNya (ayat 11-13).
Esau dan Yakub, sebelum mereka lahir, Allah sudah menentukan pilihanNya. Pemilihan ini berdasarkan pada kedaulatan Allah dan kemurahan Allah, bukan berdasarkan perbuatan baik manusia. Jika diperhatikan dari perbuatannya maka Yakub tidaklah lebih baik dari Esau.
Sekalipun umat Israel menolak Tuhan, namun Firman Allah tak mungkin gagal. Firman Allah pasti akan digenapi.
Kita adalah juga orang-orang yang dipilih oleh Allah. Meskipun secara daging kita bukan keturunan Abraham, tetapi Allah berkenan untuk memanggil dan menyelamatkan kita. Allah memilih dan menyelamatkan kita bukan karena faktor keturunan, tetapi karena kasih karunia dan anugerah. Sambutlah anugerah Allah yang tak ternilai, jangan menolak dan menyia-nyiakan anugerah. Bersyukur dan hidup mengasihi Allah adalah sikap yang mesti hidup dalam kehidupan kita.
Tuhan Yesus memberkati kita yang meletakkan pengharapan didalam NamaNya