PERJUMPAAN DENGAN ALLAH
KEJADIAN 28: 10-22
Dalam Alkitab, kita banyak membaca kisah tokoh-tokoh Alkitab mengalami perjumpaan dengan Allah. Ada beragam peristiwa dan cara perjumpamaan itu terjadi.
Dalam bacaan ini, dikisahkan tentang perjumpamaan Yakub dan Allah. Bagaimana hal itu terjadi?
Dalam ayat 12-15 dikatakan: Ia kemudian bermimpi, tampaklah sebuah tangga didirikan di bumi yang ujungnya sampai ke langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah naik turun di tangga itu. Berdirilah Tuhan disampingnya dan berfirman,"Akulah Tuhan, Allah Abraham, kakekmu,dan Allah Ishak. Tanah tempat engkau berbaring ini akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan menyebar ke sebelah timur, barat, utara, dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Sesungguhnya, Aku menyertai engkau dan akan melindungi engkau, kemanapun engkau pergi. Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu."
Jadi perjumpamaan itu terjadi melalui sebuah mimpi. Dalam mimpi itu, Allah menjumpai Yakub dan Allah memperkenalkan diriNya kepada Yakub. Allah menjumpai Yakub dan memberikan janji-janji berkat, perlindungan, penyertaan untuk Yakub.
Peristiwa ini terjadi pada saat Yakub dalam perjalanan menuju ke Haran. Yakub dalam sebuah pelarian akibat kesalahan yang sudah dilakukannya, yakni merampas hak kesulungan Esau. Perjalanan yang juga dalam keadaan Yakub takut dengan apa yang akan dilakukan Esau untuk membalaskan dendamnya, takut entah bagaimana dengan masa depannya.
Bisa dibayangkan, pada saat seseorang sedang dalam kondisi yang tidak menentu, kondisi yang tidak baik-baik saja, kemudian dijumpai oleh pribadi yang menjanjikan perlindungan, berkat, penyertaan dan masa depan.
Tentu perjumpamaan itu menjadi perjumpamaan yg sangat berarti dan sangat menguatkan.
Bagaimana Yakub meresponinya?
Pada ayat 16-22 bisa ditemukan respon Yakub setelah dijumpai oleh Allah:
- Yakub belajar untuk mengenal Allah, dia tahu bahwa Allah ada
- Yakub mendirikan tugu dan menamai tempat itu Betel
- Yakub berjanji Tuhan akan menjadi Allahnya, batu yang didirikan sebagai tugu akan menjadi rumah Allah, akan mempersembahkan persepuluhan kepada Allah jika Allah sungguh- sungguh menggenapi apa yang dijanjikanNya.
Yakub mau berproses mengenal Allah, sebagai respon atas perjumpaannya dengan Allah.
Kepada setiap orang, Allah berkenan untuk memperkenalkan diriNya dan menjumpai dengan cara yang berbeda-beda. Allah mengenal setiap orang dalam setiap keadaan dan pergumulannya. Perjumpamaan Yakub dengan Allah membuatnya bangun untuk meneruskan perjalanannya menyambut masa depannya. Meski tantangan itu juga tetap ada, namun ada janji penyertaan dan perlindungan Allah kepadanya.
Belajar dari Yakub, kiranya dalam kehidupan ini, kita bersedia berproses mengenal Allah, kita bersedia untuk merespon kebaikan Allah yang sudah berkenan menyatakan diri dan memperkenalkan diriNya kepada kita dengan caraNya.
Tuhan Yesus kiranya memberkati.
Pokok Doa:
1. Rangkaian kegiatan bulan keluarga
2. Jemaat yang sakit dan dalam masa pemulihan
3. Bangsa dan negara
Maria S