RUMAH DI ATAS BATU
RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN
KAMIS, 28 MEI 2026
RUMAH DI ATAS BATU
MATIUS 7:24
"Jadi, setiap orang yang mendengar perkataanKu ini dan melakukannya, ia bagaikan orang bijaksana yang mendirikan rumahnya diatas batu. "
Seringkali pengkhotbah mengakhiri khotbahnya dengan pertanyaan: " Apakah Firman sudah dimengerti? Jawabannya:"sudah"
Mudah atau sukar untuk dilakukan? Hampir selalu jawabannya adalah "sukar".
Kehidupan para pengikut Kristus memanglah tidak mudah, karena mengikut Kristus berarti harus memperjuangkan dengan sungguh- sungguh untuk menerapkan kebenaran Firman Tuhan dalam kehidupan setiap hari. Kedewasaan dan kematangan kerohanian tidak terjadi dengan sendirinya, tetapi diperlukan upaya yang konsisten dengan selalu hidup menerapkan FirmanNya.
Matius pasal 5-7 adalah rangkaian khotbah Tuhan Yesus di bukit. Tuhan Yesus menjelaskan tentang kebenaran-kebenaran yang sangat dalam, bagaimana hidup yang memperkenan hati Allah. Tetapi Dia juga tahu, bahwa sekalipun Dia sudah sampai diakhir khotbahNya, tidak semua orang akan pergi untuk menerapkan Firman itu dalam hidupnya, ada orang- orang yang akan pergi begitu saja tanpa mempraktekkan apa yang sudah diajarkan oleh Tuhan.
Kepada orang- orang yang mendengar Firman Tuhan, kemudian menerapkan dalam hidupnya, Tuhan Yesus mengatakan bahwa mereka adalah orang yang bijaksana yang mendirikan rumahnya diatas batu. Mendirikan rumah di atas batu tentu juga tidak mudah, membutuhkan usaha yang keras, butuh perjuangan dan ketekunan. Namun, rumah yang dibangun di atas batu, tidak akan mudah tergoncang dan runtuh jika badai melanda. Dia akan kuat dan kokoh.
Berbeda dengan rumah yang dibangun di atas pasir. Prosesnya bisa jadi lebih cepat, tetapi dia bukanlah bangunan yang kuat dan kokoh, sehingga ketika badai melanda akan mudah goyang dan runtuh.
Dalam kehidupan orang percaya, Firman Tuhan adalah dasar hidup atau fondasi yang kuat. Badai dan gelombang bisa datang kapanpun. Jika tidak memiliki fondasi yang kuat, maka akan mudah sekali hancur. Semakin hari tantangan semakin besar, kehidupan bukan semakin mudah. Orang yang membangun kehidupannya di atas Firman Tuhan, merekalah orang-orang bijaksana yang tidak mudah hancur karena serangan badai dan gelombang, namun mereka justru akan semakin tangguh, semakin dewasa dalam iman, dan semakin memiliki kematangan kerohanian ????????
Pokok Doa :
1.Keteguhan iman jemaat di tengah situasi dan kondisi yang sulit
2.Anak2 yang sedang menghadapi ujian
Maria S