PENDERITAAN MENEGUHKAN IMAN
1 Petrus 4 : 1 - 6
Pada dasarnya tidak seorangpun manusia yang ingin menderita. Tapi tidak seorangpun yang bebas dari penderitaan. Penderitaan itu bisa disebabkan oleh kesalahan sendiri atau penderitaan yang datang dari luar diri kita.
Rasul Petrus di bacaan kita berkata : "Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian"(1a).
Rasul Petrus di sini sedang berbicara dalam kerangka pengalaman penderitaan yang dialami oleh umat-Nya karena iman mereka, artinya jika seseorang telah melewati penganiayaan dan tidak menyangkal iman nya kepada Kristus, maka ia muncul sebagai orang yang tahan uji. Imannya telah diperteguh sehingga pencobaan tidak lagi melemahkan, tetapi membuat lebih kuat dan lebih kuat lagi.
Orang2 percaya menjadi kuat menghadapi penderitaan, karena penderitaan yang paling tinggi telah dijalani oleh Kristus dalam kesetiaan-Nya kepada Allah Bapa.
Selanjutnya, Petrus mengingatkan orang percaya untuk tidak melupakan latar belakang mereka yang dahulu hidup dalam dosa, tetapi kemudian bertobat, meninggalkan dosa mereka untuk percaya kepada Tuhan, walaupun tetap mendapat cemoohan dan hinaan orang2 yang masih hidup dalam dosa. Petrus berkata : "Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang2 yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa2 hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang". (3) Sebab itu mereka heran,......dst! Sikap hidup orang percaya mengherankan orang yang belum percaya.
Hendaklak kita sebagai orang percaya yakin, kalaupun kita masih menghadapi penderitaan, hal itu tidak akan mengendurkan iman percaya kita kepada Kristus Sang Juruselamat. Roh Kudus akan menguatkan dan memampukan kita mengatasi berbagai penderitaan yang datang kepada kita. Kiranya penderitaan yang kita alami semakin mendekatkan kita kepada Kristus dan semakin meneguhkan iman kita. Sehingga menjadi kesaksian yang hidup bagi yang belum percaya dan mereka merasa heran.
Doa Pribadi :
- Berdoa untuk bangsa dan negara serta pemerintah.
- Berdoa untuk yang sakit dan yang berdukacita.
- Berdoa untuk gereja dan pelayanannya.