PELAYANAN KASIH

  •  Sujud Swastoko
  •  

RENUNGAN HARIAN

GKI COYUDAN SOLO

Jumat, 4 Juli 2025


PELAYANAN KASIH

2 Korintus 8:1-7


”Karena itu, sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu –dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami– demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.” (ay.7)


Saya memiliki Budhe di kampung yang semasa hidupnya menampilkan kesederhanaan dan selalu menampakkan senyum di wajahnya, seolah tidak ada beban dalam hidupnya. Beliau rajin bekerja, baik dalam pekerjaan rumah maupun saat bertani. Saya tidak pernah mendengar dia mengeluh. Segala sesuatu dijalaninya dengan rasa syukur. Saat ada orang yang memperlakukannya tidak baik, jika orang lain bisa marah, namun beliau tetap sabar dan menunjukkan keramahannya.


Hal yang sangat mengesankan bagi saya adalah kesediaan dan kerelaannya untuk menolong orang lain. Walaupun hidupnya sederhana, dia masih bersedia membantu tetangganya yang sedang kesulitan. Saat ada orang yang berkeluh kesah tentang persoalan hidupnya, beliau dengan tenang memberikan pengharapan bahwa segala sesuatu ada waktunya. Tuhan sudah mengatur hidup manusia dengan baik, sehingga kita harus berserah kepada Allah. Dia benar-benar memberikan pelayanan kasih kepada orang-orang di sekitarnya. 


Bacaan firman Tuhan hari ini mengingatkan akan pelayanan kasih yang juga harus dilakukan oleh jemaat Tuhan. Rasul Paulus memberitahukan jemaat yang ada di Roma tentang anugerah yang diberikan Tuhan kepada jemaat-jemaat di Makedonia. Selagi dicobai dengan berat dalam berbagai penderitaan, meskipun jemaat-jemaat di Makedonia hidupnya sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. 


Tampaknya pelayanan kasih merupakan sebuah sukacita tersendiri bagi jemaat-jemaat di Makedonia. Mereka memiliki sukacita untuk mewujudkan kasihnya dengan cara membantu jemaat lain dan para pelayan Tuhan yang sedang membutuhkan pertolongan. Paulus menuliskan, ”Mereka memberikan lebih banyak daripada yang kami harapkan,” walaupun sebenarnya mereka miskin.


Jemaat di Makedonia telah memberikan teladan dalam pelayanan kasih. Mereka memberikan diri kepada Tuhan dan juga karena kasih, mereka membantu pelayanan Paulus dan jemaat-jemaat lainnya. Sebagai gereja Tuhan, kita tentunya juga terpanggil dalam pelayanan kasih ini. 


Kalau saat ini GKI Coyudan dipercaya Tuhan untuk membantu gereja atau jemaat lain melalui program kesaksian dan pelayanan, menolong banyak orang yang sedang kekurangan, memberikan beasiswa bagi siswa yang membutuhkan, dan juga membantu guru-guru TK di Kota Solo, serta bantuan pelayanan lainnya, itu semua menunjukkan gereja ini menyadari pentingnya pelayanan kasih. 


Tentu saja pelayanan kasih tersebut dapat terus berjalan baik jika anggota jemaatnya ikut ambil bagian dan peduli terhadap pelayanan kasih. Kepedulian tersebut bukan hanya melalui persembahan uang, tetapi juga waktu dan kesediaan untuk terlibat dalam pelayanan di GKI Coyudan. Melalui pelayanan kasih inilah, maka kita menjadi jemaat yang diberkati Tuhan dan juga menjadi berkat bagi jemaat dan orang lain. Kiranya kita dapat melakukan pelayanan kasih ini dengan baik, dan kaya dalam pelayanan kasih. Kiranya Tuhan memberkati kita semua. Amin.


 Pokok Doa

1. Perdamaian dunia.

2. Persiapan Ibadah Minggu (Perjamuan Kudus).

3. Pelaksanaan Bulan Anak di bulan Juli ini.


Sujud Swastoko

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.