PEKA DENGAN KEHADIRAN-NYA

  •  Yohana Jessica
  •  

RENUNGAN HARIAN GKI COYUDAN

Senin, 20 April 2026


PEKA DENGAN KEHADIRAN-NYA
Kejadian 18:1–14

TUHAN menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin milik Mamre ketika ia duduk di pintu kemahnya pada saat hari panas terik. Ia melayangkan pandangnya, dan melihat tiga orang berdiri tidak jauh darinya. Melihat mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujud sampai ke tanah. (Ay. 1-2)


Menyapa dan menyambut tamu yang sudah kita kenal biasanya terasa mudah. Kita tahu siapa mereka dan kita tahu harus bersikap bagaimana. Tetapi bagaimana dengan orang yang tidak kita kenal? Sering kali kita lebih ragu, lebih singkat dalam merespons, atau bahkan memilih menjaga jarak.


Menarik untuk melihat bagaimana Abraham merespons keberadaan orang asing dalam teks yang kita baca hari ini. Ketika Abraham melihat tiga orang datang, tidak ada penjelasan bahwa ia tahu siapa mereka. Namun Abraham tidak bersikap biasa saja. Ia berlari menyambut, sujud, dan memberikan yang terbaik. Sedangkan dari sudut pandang pembaca masa kini, kita tahu bahwa Tuhan sedang menampakkan diri kepada Abraham. Tetapi, Abraham merespons dengan sungguh, bahkan sebelum ia memahami sepenuhnya siapa yang sedang ia jumpai.


Mungkin kita pernah atau sedang dalam situasi yang serupa: berjumpa dengan orang yang tidak kita kenal dalam momen yang biasa dan tidak direncanakan. Mungkin terasa biasa-biasa saja, atau dirasa tidak penting sama sekali. Namun, melalui perjumpaan seperti itulah Tuhan dapat bekerja dan hadir. Kita mungkin tidak selalu menyadarinya, tetapi kita dipanggil untuk merespons dengan hati yang terbuka, yaitu peka, siap, dan bersungguh.


Pokok Doa:

1. Anak-cucu dalam tumbuh-kembangnya

2. Relasi anak dalam keluarga

3. Pergumulan jemaat yang sakit dan berduka


Yohana Jessica

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda.