HENDAKLAH KAMU KUDUS
RENUNGAN HARIAN
GKI COYUDAN SOLO
Jumat, 17 April 2026
Hendaklah Kamu Kudus
1 Petrus 1:13-16
”tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis, “Hendaklah kamu Kudus, sebab Aku kudus.” (ay.15-16)
Seorang ibu begitu heran dan kagum dengan perubahan yang dialami seorang anak. Dulu anak itu waktu kecil dikenal agak nakal dan tidak tahu sopan santun. Namun setelah beberapa tahun anak itu masuk sekolah, sikapnya sangat berubah. Ia menjadi sopan dan ramah.
Ketika dia bertanya kepada mama dari anak itu, mamanya menjawab, “Setelah dia masuk sekolah, memang dia berubah. Di sekolah dia dididik untuk berlaku sopan, mendahului menyapa saat bertemu orang, memberi hormat kepada guru dan orangtua, dan juga menunjukkan keramahan.”
Rupanya didikan yang terus menerus, dari hari ke hari, membuat sikap anak itu berubah. Sopan santun dan sikap yang ramah menjadi habit atau kebiasaan dalam kehidupannya sehari-hari. Dan sekolah itu memang dikenal karena pendidikan karakter dan kedisiplinannya.
Dalam bacaan firman Tuhan hari ini, kita melihat Rasul Petrus mengingatkan orang-orang percaya akan statusnya sekarang, yaitu sebagai anak-anak Allah. Dia meminta agar orang percaya hidup sebagai anak-anak yang taat, tidak menuruti hawa nafsu yang menguasainya, dan hendaknya menjadi kudus dalam seluruh hidupnya.
Peringatan Petrus tersebut tentu sangat beralasan, karena orang-orang percaya yang menjadi pengikut Kristus telah berubah status menjadi anak-anak Allah. Hidup anak-anak Allah adalah hidup dalam kerajaan Allah, hidup yang mengikuti teladan Yesus Kristus. Karena Allah itu Kudus, maka anak-anak Allah juga harus hidup kudus.
Apa yang ditulis oleh Rasul Petrus itu tentu juga berlaku untuk kita. Sebagai orang percaya, kita juga harus menjaga sikap hidup dengan baik mengikuti teladan Kristus. Tutur kata, pikiran, dan perbuatan harus menunjukkan identitas diri sebagai anak-anak Allah yang hidup dalam kekudusan. Hidup kudus adalah salah satu ciri dari anak Allah, sehingga hal itulah yang harus kita wujudkan dalam kehidupan keseharian.
Kiranya Tuhan menolong agar kita terus hidup dalam kekudusan sehingga kita menjadi anak-anak Allah yang setia dan hidup berkenan di hadapan-Nya. Tuhan memberkati kita semua. Amin.
Pokok Doa
1. Persiapan ibadah Minggu.
2. Bagi yang sakit, diberikan kesembuhan dan pemulihan.
3. Stabilitas perekonomian nasional.
Sujud Swastoko