PADAMKAN KEBENCIAN
Renungan Harian GKI Coyudan
Sabtu, 5 April 2025
Bacaan: Yohanes 11:45-57
======================
PADAMKAN KEBENCIAN
Sikap membenci dapat muncul dalam diri siapa pun. Hal ini didasari oleh sifat iri hati. Kebencian akan menghapus segala kebaikan, bahkan dapat mendatangkan celaka kepada diri sendiri maupun orang lain.
Kebencian imam-imam kepala dan orang-orang Farisi begitu memuncak kepada Yesus. Dengan banyaknya mukjizat yang Yesus lakukan dan juga pengajaran-Nya yang menarik, banyak orang menjadi percaya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi mereka (47-48). Sebenarnya, mereka tidak memikirkan tentang agama dan keberadaan bangsa Yahudi, namun tentang diri mereka sendiri, tepatnya tentang status dan jabatan mereka. Kebencian mereka mencapai puncaknya di dalam kata sepakat untuk menangkap dan membunuh Yesus (53, 57).
Kebencian tak mengenal status dan jabatan. Ketika kenyamanan pribadi terusik, jalan apa pun akan dilakukan untuk mempertahankannya. Di tengah kesungguhan umat untuk menyucikan diri dalam persiapan Paskah, para imam kepala justru bersepakat untuk menangkap dan merencanakan
pembunuhan. Hal ini jelas menunjukkan bahwa pelayanan dan ibadah yang mereka lakukan hanyalah formalitas. Pelayanan dan mukjizat yang Yesus lakukan tidak meluluhkan kebencian mereka, malahan menjadi alasan kebencian itu.
Tidak demikian seharusnya kita sebagai murid Kristus. Status sebagai murid Kristus ini mestinya membawa kita kepada penyucian diri dan mematikan segala kebencian. Hendaklah kita tidak memelihara kebencian terhadap orang lain di tengah persekutuan jemaat Tuhan, karena hal itu akan membawa kita kepada puncak kebencian yang bisa bermuara pada pemikiran untuk merancang hal-hal yang jahat bagi orang lain.
Kebencian dapat dibersihkan dan diubah menjadi belas kasihan jika hati dan pikiran terbuka dan kita mau ditegur oleh kebenaran. Marilah kita memohon kepada Tuhan agar di masa Pra-Paskah ini, kita dibersihkan dari kebencian dan dibentuk agar mau mengikuti teladan Kristus yang menghadapi kebencian dengan hati penuh belas kasihan. Mari kita perjuangkan hal itu, walau dengan susah payah dan air mata, karena kita adalah murid Kristus. Tuhan memberkati kita.
Pokok Doa :
==========
1. Penatalayanan GKI Coyudan.
2. Pergumulan jemaat dalam usaha dan keluarga.
3. Persiapan dan Perayaan Paskah.
Bpk Johanis Melsasail