MENGALAMI INJIL

  •  Daniel Kristanto Gunawan
  •  

Lukas 24:36-48

Pada era digital,  kini ada begitu banyak berita yang tidak jelas kebenarannya. Tanpa di cek kebenaranya, orang mudah percaya dan menelannya mentah-mentah. Akibatnya, banyak orang tertipu dan mulai menjadi skeptis dan membutuhkan bukti. Bagaimana dengan berita Injil? Tugas kita sebagai gereja adalah mewartakan Injil, berita sukacita. Berita tentang kasih Tuhan yang dinyatakan melalui kehadiran Kristus yang menyelamatkan. Tentang berita ini, masih banyak orang yang belum percaya atau meragukan siapa Kristus itu.Memberitakan Injil bukan sekedar menceritakan tentang siapa Kristus, tetapi si pembawa berita itu ya harus mengalami Injil itu sendiri. 

 

                Para murid pasca kebangkitan Kristus menjadi para murid yang berani memberitakan tentang siapa Kristus. Bahkan Petrus yang tadinya pengecut dan menyangkali Yesus, kini berani menyatakan diri sebagai saksi mata akan kebangkitan Kristus. Dampaknya, banyak orang benar-benar percaya dan mengalami kasih Kristus. Para murid karena terlebih dahulu mengalami sendiri siapa Kristus, bagaimana kuasa dan kasihNya menjangkau mereka. Para murid diubahkan menjadi pribadi yang baru. Lihat bagaimana di Kisah Para Rasul dituliskan bagaimana para murid mengerjakan pelayanan seperti yang Yesus kerjakan. Menyentuh mereka yang sakit, menolong mereka yang terpinggirkan, dan memberitakan pengampunan dosa. Semua itu karya Kasih Kristus yang diberitakan. Itulah Injil. 

 

                Berita Injil itu telah kita terima dan tugas kita memberitahukan kembali kepada dunia yang terluka ini. Maka alamilah Injil itu dalam hidup kita dan ajaklah orang lain mengalami keselamatan yang kita alami itu di dalam Kristus. Alami kasih Kristus dan bawalah kasih itu kepada yang lain. Alami pengampunan Kristus dan bawalah pengampunan itu kepada yang lain. Alami damai Kristus dan bawalah damai itu kepada yang lain. Ingatlah pesan Kristus “Kamu adalah saksi dari semuanya ini”

 

(Pdt. Daniel K.Gunawan, M.Fil.)